Simak PUBG Puncaki Peringkat Gim Pendapatan Terbanyak Juni 2018

PlayerUnknown Battleground (PUBG) sukses cetak penjualan 4, 7 juta unit kopi sesi buat feature PC pada Juni 2018. Meski demikian, Fortnite ada di rangking pertama dalam penjualan sesi di konsol.

Dikutip dari Segment Next, angka ini dapat diraih sebab discount musim panas di Steam. Basis pembelian game ini memberikannya discount sesi PUBG dari Rp431 ribu berubah menjadi Rp288 ribu.
Berdasar pada Superdata, pada Juni 2018, PUBG ada pada rangking ke-tiga menjadi sesi dengan penerimaan paling banyak di PC.

Baca Juga : jasa pembuatan pagar rumah minimalis di Surabaya

Lawannya, Fortnite ada di rangking enam. Tapi urutan ini pada akhirnya beralih pada bulan ini. Fortnite ada pada rangking pertama sesi dengan pendapatan paling banyak pada bulan Juni 2018 di konsol. Dan PUBG tdk masuk dalam rangking 10 besar.

Argumen khusus PUBG tdk ada dalam 10 besar sebab PUBG cuma ada di PC serta Xbox One. Fortnite ada di PC, Xbox One, serta Playstation 4.

Artikel Terkait : jasa pembuatan pagar rumah minimalis di Sidoarjo

Sayangnya, dari posisi sesi mobile ke dua sesi tdk masuk ke 10 besar penerimaan paling banyak. SuperData mencatat pengeluaran sesi digital seluruhnya dunia bertambah 15 % pada bulan Juni.

Gamer menggunakan lebih kurang US$9, 1 miliar atau lebih kurang Rp130, 9 triliun. Angka ini memperlihatkan penambahan dari penerimaan tahun yang kemarin dengan jumlahnya US$7, 9 miliar atau lebih kurang Rp113, 6 triliun.

Lihat Juga : jasa pembuatan pagar rumah minimalis di Mojokerto

Awal mulanya pengembang sesi PUBG, Tencent memberitakan lewat cara keseluruhan, sesi hp memberikan US$3, 4 miliar atau lebih kurang Rp48 triliun ke pos penerimaan mereka dalam kuartal I 2018. Angka itu tumbuh 68 % di banding periode yang sama pada tahun kemarin.

Perkembangan keuntungan dari sesi hp itu telah melampaui perkembangan penerimaan Tencent sebesar 48 %. Keuntungan dari sesi hp itu juga menaklukkan penerimaan yang berasal sesi Tencent dari PC yang cuma memberikan US$2, 2 miliar atau lebih kurang Rp31 triliun.