Karena Ada Rumah untuk PNS, Tapak Atau Vertikal?

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan rumah yang ditujukan buat ASN, prajurit TNI, serta anggota Polri berupa vertikal serta rumah tapak.

Basuki menyebutkan, model rumah vertikal atau rusun ini akan dibuat di perkotaan, sedang rumah tapak akan ada di daerah.

“Jika di kota tentu vertikal, daerah juga bisa (tapak),” kata Basuki di Komplek Istana, Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Baca Juga : Harga Besi Beton

Untuk percepat penyediaannya, kata Basuki, pemerintah lewat Kementerian Keuangan akan memetakan tanah negara atau barang punya negara (BMN) yang dapat dibuat tempat tinggal untuk beberapa ASN, prajurit TNI, serta anggota Polri.

Selain itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menjelaskan konsentrasi penyediaan rumah pada beberapa ASN di daerah perkotaan bukan pada pemerintah pusat.

Tempat yang dipastikan juga mesti dekat dengan aksesibilitas moda transportasi umum.

“Jadi tentu saja akan konsentrasi pada lahan-lahan yang masih tetap dapat digunakan untuk perumahan rusun barusan dengan catatan tempat dari tempat itu tidak jauh dari pusat kota, atau pilihannya tempat rusun itu dekat dengan sarana transportasi umum, contoh jika di Jakarta itu dengan KRL atau LRT,” kata Bambang.

Artikel Terkait : Harga Keramik

Untuk tanah, kata Bambang, akan manfaatkan barang punya negara (BMN) yang sekarang ini masih tetap diinventarisir oleh Kementerian Keuangan.

Pemerintah tidak tutup kesempatan buat petinggi pemerintahan untuk memakai pola pembiayaan rumah buat beberapa ASN, prajurit TNI, anggota Polri.

Bambang menjelaskan pemerintah masih memprioritaskan ASN, prajurit TNI, serta Anggota Polri yang belumlah mempunyai rumah untuk manfaatkan sarana ini.

“Ini utamanya laku untuk semua ASN, TNI Polri. Tetapi tentu saja kita akan memberikan perhatian spesial pada yang belumlah mempunyai rumah benar-benar,” kata Bambang

Berikut Milenial Mau Beli Rumah Tanpa DP? Bisa di Sini

PT Bank Mandiri Tbk miliki pola skema Credit Pemilikan Rumah (KPR) tiada uang muka atau down payment (DP). Pola tiada DP ini untuk dapat mengarah generasi milenial.

Executive Vice President Consumer Loans Bank Mandiri Ignatius Susatyo menjelaskan keperluan akan rumah untuk generasi milenial seringkali sekali terhalang tingginya DP rumah. Karenanya ada pola ini, diinginkan milenial akan dapat mempunyai kegiatan investasi di bidang property.

“Kita untuk milenial KPR pertama bisa tiada DP saat ini tidak semua pengembang ingin tiada DP kita sich kelola produk tiada DP,” katanya dalam diskusi persiapan REI Mandiri Properti Expo di Plaza Mandiri, Kamis (15/12018).

Baca Juga : Harga Semen

Dia menuturkan, prasyarat untuk dapat memperoleh keringanan KPR DP Rp 0 ini demikian gampang. Yaitu tercatat jadi nasabah bank Mandiri, mempunyai NPWP, serta menyiapkan berkas yang dipastikan oleh Bank Mandiri saat proses kepemilikan rumah.

Langkah tersebut dapat dicoba waktu pameran REI Mandiri Properti Expo yang akan diadakan pada 17 -25 November 2018. Sebab pasar spesial untuk beberapa milenial, nasabah mesti berumur dari 21 sampai 45 tahun.

“Kelak di pameran tanggal 17 November di JCC. Hasilnya cuma 20 menit pengesahannya cuma KTP, NPWP serta SPR langsung kita proses dalam tempat. Pengesahannya disana sms persetujuannya disana,” jelas ia.

Sekarang ini untuk beli rumah banyak developer yang tawarkan DP yang dicicil. Baik itu dicicil untuk satu bahkan juga sampai tiga tahun.

“Banyak developer itu dapat diangsur 12 bulan 24-36 bulan belumlah KPR-nya. Kemudahannya mengagumkan. Ngopi dapat tetapi kok nabung DP sulit. Kita bikin produk milenial cicilannya dapat semudah mungkin tetapi dapat juga untuk asset. Tidak mesti lelaki yang wanita banyak juga yang mengambil rumah. Tidak perlu gender,” katanya.

Artikel Terkait : Harga Cat Tembok

Tentang potensi milenial untuk membayar angsuran KPR, Ignatius menuturkan, beberapa milenial sebetulnya telah terlatih beraktivitas kontan flow yang teratur. Perumpamaannya membayar kontrakan bulanan yang jarganya tidak jauh dari angsuran KPR type sarana likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) yang cost KPR-nya disubsidi pemerintah.

“Ini hari rekan-rekan milenial itu sejumlah besar anak kos, di mana mereka bayar kos itu dibawah Rp 1 juta atau Rp 3 sampai Rp 4 juta ini jadi pilihan. Lalu pada akhirnya (harga property) 5 tahun kembali harga naik. Walau sebenarnya rumah Rp 300- Rp 500 juta itu (angsurannya) serupa (seperti bayar kos bulanan),” jelas ia.

Dia menuturkan, harga rumah dibawah Rp 500 juta semakin banyak disukai daripada harga di atasnya.

“Saya lihat sich ini relatif setiap bulan Agustus-September-Oktober naik selalu. Lalu yang cukup aneh rumah diatas Rp 5 miliar itu ada banyak yang beli serta 99% kontan,” jelas ia.

Simak Pengembang Besar Mulai Tertarik Bisnis Rumah Murah?

Nama Donald Sihombing sudah sempat muncul dalam rincian popular penelusuran di internet. Donald Sihombing jadi salah satunya muka baru yang masuk deretan orang paling kaya dalam dunia asal Indonesia vs Majalah Forbes.

Donald sendiri adalah pendiri PT Totalindo Eka Persada. Perusahaan ini bangun gedung-gedung besar serta berprestise di Jakarta seperti Hotel Four Seasons, Hotel Mulia, dan sebagainya.

Baca Juga : Harga Batu Bata

Perusahaan ini sekarang ini masuk juga ke usaha rumah penduduk berpendapatan rendah (MBR) DP Rp 0 punya Pemprov DKI Jakarta.

Masuknya Totalindo Eka Persada ke usaha rumah murah juga menarik untuk dibahas. Apakah benar beberapa pengembang besar mulai tertarik masuk ke usaha MBR?

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum serta Perumahan Kementerian PUPR, Eko Heripoerwanto menjelaskan, sampai kini pengembang besar jarang masuk ke project MBR. Mereka, kata Eko, umumnya masuk ke usaha MBR lewat perusahaan di group upayanya.

“Sampai kini pengembang-pengembang besar memang sedikit yang masuk, tapi sekurang-kurangnya grupnya ada yang masuk,” katanya di Kementerian PUPR Jakarta, Jumat (8/3/2019).

Artikel Terkait : Harga Pasir dan Batu

“Mereka miliki group yang spesialisasi rumah MBR, group mereka masuk,” sambungnya.

Eko sendiri tidak mempersoalkan group besar masuk dalam usaha rumah murah. Karena, memang tidak ada batasan pengembang yang masuk ke usaha rumah MBR.

“Tidak ada larangan, kan clear ya. Tidak ada obstacle, silahkan jika ingin masuk,” katanya.

Update Tambang Emas Runtuh, 27 Meninggal dan 18 Selamat Simak Ulasanya

Sembilan hari penelusuran korban puing-puing tambang emas rakyat di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Propinsi Sulawesi Utara (Sulut) temukan 45 korban yang sudah dievakuasi team SAR Kombinasi.

“Sejak hari pertama peristiwa yang dievakusi sekitar 18 selamat serta 9 wafat. Lalu tiga hari paling akhir sekitar 18 kantong mayat. Hingga totalnya telah 45 korban yang sudah dievakuasi,” jelas Kepala SAR Manado, Djefri DT Mewu, Rabu (6/3/2019) malam.

Baca Juga : Denah Rumah Minimalis Type 36

Jumlahnya jumlahnya korban wafat yang sampai 27 penambang ini belumlah termasuk juga yang masih tetap tertimbun yang diprediksikan masih tetap tersisa 15 orang kembali.

Djefri pastikan proses penelusuran akan diteruskan walau akan dibicarakan besok mengenai berapakah hari kembali waktu penelusuran korban yang tersisa. Pasalnya keluarga yang memberikan laporan sanak saudaranya yang hilang ada 16 orang.

Artikel Terkait : 10 Hp Smartphone Terbaik

“Evaluasi besok hari dan ketetapannya. Sekarang ini yang terdata kehilangan keluarga yang kami temukan 16 orang,” katanya.

Ia mengatakan, korban yang telah dievakuasi sekarang ini telah ada di RSUD Kotamobagu untuk proses identifikasi oleh team Disaster Victim Identification (DVI) post-mortem Polda Sulut.

Simak Pemkot alami kesulitan revitalisasi Balai Pemuda Surabaya

Revitalisasi Gedung Balai Pemuda yang terbakar beberapa waktu lantas, nampaknya akan berjalan lama. Karena, banyak masalah tehnis terpenting masalah bahan serta design bangunan yang susah didapat di market.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) tidak dapat asal-asalan dalam melakukan perbaikan gedung bersejarah itu. Status cagar budaya jadi masalah sendiri dalam penyelesaian.

Baca Juga : Denah Rumah Type 90

“Gedung Balai Pemuda itu masuk bangunan bersejarah type A. Jadi, kita tidak dapat asal melakukan perbaikan,” tutur Risma di Surabaya, Jawa Timur,

Dia meneruskan, lamanya proses perbaikan gedung peninggalan Belanda itu sebetulnya telah dia perkiraan dari pertama. Karena itu, dianya sudah sempat minta dikerjakan analisis terlebih dulu sebelum proses perbaikan.

Berdasar pada penilaian yang dikerjakan rusaknya Gedung Balai Pemuda cukuplah kronis saat terbakar beberapa waktu yang kemarin. Hingga terdapat beberapa perihal yang butuh dikaji sebelum perbaikan diawali. Diantaranya kombinasi bahan yang akan digunakan dan kontruksi atap yang akan dipasang.

“Sampai kini relasi yang ditunjuk sering alami masalah saat akan mencari material bangunan yang sama. Belum juga pembangunan interior harus juga memerlukan tenaga spesial yang faham benar masalah bangunan peninggalan riwayat,” katanya.

“Kalau untuk cungkupnya, saya duga itu begitu gampang. Menurut saya, yang tambah lebih susah ialah pembangunan sisi dalamnya. Saya sendiri tidak menduga akan serumit ini,” paparnya.

Artikel Terkait : Denah Rumah Type 54

Bekas Kepala Dinas Kebersihan serta Pertamanan (DKP) itu mengakui dilematis masalah mode interior yang akan dibuat. Karena bila merujuk pada gambar yang asli, untuk ruang dansa nyatanya tidak menggunakan atap.

Walau sebenarnya, bila dilewatkan kosong di kuatirkan akan mengakibatkan kerusakan bangunan yang berada di bawah. “Masalah itu pun tengah kita pikirkan. Sebab jika kita ingin yang bagus memang waktu yang diperlukan dikit lama,” katanya.

Pemkot alami kesulitan revitalisasi Balai Pemuda Surabaya Berikut Cuplikanya

Revitalisasi Gedung Balai Pemuda yang terbakar beberapa waktu lantas, nampaknya akan berjalan lama. Karena, banyak masalah tehnis terpenting masalah bahan serta design bangunan yang susah didapat di market.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) tidak dapat asal-asalan dalam melakukan perbaikan gedung bersejarah itu. Status cagar budaya jadi masalah sendiri dalam penyelesaian.

Baca Juga : Harga Kaca

“Gedung Balai Pemuda itu masuk bangunan bersejarah type A. Jadi, kita tidak dapat asal melakukan perbaikan,” tutur Risma di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/9/2013).

Dia meneruskan, lamanya proses perbaikan gedung peninggalan Belanda itu sebetulnya telah dia perkiraan dari pertama. Karena itu, dianya sudah sempat minta dikerjakan analisis terlebih dulu sebelum proses perbaikan.

Berdasar pada penilaian yang dikerjakan rusaknya Gedung Balai Pemuda cukuplah kronis saat terbakar beberapa waktu yang kemarin. Hingga terdapat beberapa perihal yang butuh dikaji sebelum perbaikan diawali. Diantaranya kombinasi bahan yang akan digunakan dan kontruksi atap yang akan dipasang.

“Sampai kini relasi yang ditunjuk sering alami masalah saat akan mencari material bangunan yang sama. Belum juga pembangunan interior harus juga memerlukan tenaga spesial yang faham benar masalah bangunan peninggalan riwayat,” katanya.

Artikel Terkait : Denah Rumah Type 70

“Kalau untuk cungkupnya, saya duga itu begitu gampang. Menurut saya, yang tambah lebih susah ialah pembangunan sisi dalamnya. Saya sendiri tidak menduga akan serumit ini,” paparnya.

Bekas Kepala Dinas Kebersihan serta Pertamanan (DKP) itu mengakui dilematis masalah mode interior yang akan dibuat. Karena bila merujuk pada gambar yang asli, untuk ruang dansa nyatanya tidak menggunakan atap.

Walau sebenarnya, bila dilewatkan kosong di kuatirkan akan mengakibatkan kerusakan bangunan yang berada di bawah. “Masalah itu pun tengah kita pikirkan. Sebab jika kita ingin yang bagus memang waktu yang diperlukan dikit lama,” katanya.

5 korban tembok runtuh dirawat di RSDM Simak Ulasanya

Sekitar lima korban runtuhnya tembok perumahan di Kampung Petoran, Jebres, Solo, Jawa Tengah (Jateng), sampai Rabu (25/9/2013) petang masih tetap melakukan perawatan stimulan di UGD RS Dr Moewardi (RSDM). Dari keseluruhan enam korban, salah satunya diperbolehkan berobat jalan.

Enam korban semasing bernama Agustinus Tulus Basuki (65); Pujiati; (66), Arlan (2); Muchsin (5); Zahra (5); serta Thomas (8).

Baca Juga : Biaya Pembuatan Kolam Renang

Berdasar pada info dari dokter yang mengatasi, tidak ada pertanda korban alami gawat. Luka yang terkena sebagian besar dibagian punggung, kepala, lengan serta kaki. Akan tetapi, team medis masih mengobservasi keadaan beberapa korban dalam beberapa waktu ke depan.

“Empat korban yang masih tetap anak-anak tidak alami luka bermakna. Cuma seseorang saja yang patah kaki. Kita masih tetap lihat perubahannya lewat observasi,” kata dr Velnores, di RS Dr Moewardi, Rabu (25/09/2013).

Oleh masyarakat, beberapa korban dibawa ke RS sesudah dievakuasi dari puing-puing tembok yang dibuat pengembang perumahan Bengawan Asri di RT 03/RW VII Kampung Petoran, Jebres.

Tembok setinggi tiga mtr. serta panjang 32 mtr. itu menerpa anak-anak itu waktu tengah asik kagum pada mainan yang di jual Agustinus Basuki. Tangis kesakitan anak-anak ini meningkatkan duka keluarga semenjak mereka dibawa ke UGD, siang tadi.

Artikel Terkait : Harga Besi Plat Hitam

“Saya kaget sekali. Pada saat kerja diberi berita anak saya masuk RS, langsung kesini,” tutur Rohmah (35), ibunda Thomas.

Disebutkan ia, buah hatinya itu terlatih bermain dengan anak tetangga tiap-tiap pulang sekolah, sekalian menanti orang-tua pulang kerja. Beberapa orang-tua korban yang kuatir ihwal keadaan anaknya, minta dokter menjalankan aksi radiologi.

Simak Baru direnovasi, gedung seni SD roboh

Baru tiga tahun mendapatkan sentuhan perbaikan, satu bangunan gedung kesenian SD Negeri I Bangun, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek rubuh.

Mujur, ambruknya ruangan belajar seni itu berjalan Kamis (3/10) pagi hari. Hingga tidak ada korban jiwa ataupun luka. Kepala Desa Bangun Puguh Hadi Santoso menjelaskan bencana berlangsung bertepatan dengan turunnya hujan dengan curah yang lebat.

Baca Juga : Harga Pipa

“Kita belumlah tahu apakah sebagai sebabnya. Akan tetapi diprediksikan sebab umur bangunan yang tidak dapat kembali menyokong beban,” katanya pada wartawan, Jumat (4/10/2013).

Sepengetahuan Puguh, tempat belajar mengajar itu dibangun seputar tahun 1984. Sebab keadaan yang tidak wajar, pada tahun 2010, pemerintah daerah lakukan perbaikan.

“Akan tetapi infonya yang diperbaiki cuma sisi atapnya saja. Jadi atapnya saja yang baru. Sesaat bangunan keseluruhannya peninggalan lama,” terangnya.

Berkaitan dengan bencana itu, Puguh mengakui telah memberikan laporan ke pemerintah daerah ditempat. “Serta bupati telah lakukan tinjauan ke tempat bangunan yang rusak,” ujarnya.

Artikel Terkait : Harga Ready Mix Beton Cor

Menyikapi hal tersebut Bupati Trenggalek, Mulyadi WR, pastikan rusaknya bangunan bukan karena kekeliruan mekanisme. Ambruknya gedung kesenian lebih karena umur bangunan yang telah tua.

“Walau atapnya baru, akan tetapi jika bangunanya tua serta tidak kuat pasti akan rubuh. Yang disyukuri, dalam momen ini tidaklah sampai menelan korban,” katanya.

Mulyadi janji akan secepat-cepatnya lakukan pembangunan lagi. Serta robohnya bangunan kesenian itu diyakinkan akan tidak mengganggu proses belajar mengajar.

“Karena yang rusak ini ruangan kesenian. Sesaat bangunan yang lainnya masih tetap berdiri dengan kuat,” ujarnya.

Akibat proyek gorong-gorong, rumah & pabrik roboh Simak Ulasanya

Rumah serta pabrik pempek di Jalan Terusan Saluyu Nomer 9, Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Jawa Barat, rubuh.

Luas bangunan yang rubuh sekira 100 mtr. persegi, beberapa rumah masih tetap utuh.

Baca Juga : Harga Kayu

“Jam 20.00 WIB tempo hari ibu dengar nada retakan, cocok disaksikan, tembok depan telah retak-retak,” tutur Fatimah (67), pemilik rumah, Jumat (25/10/2013).

Demikian tahu temboknya retak, Fatimah serta tiga yang tinggal di rumah yang lain mengungsi ke sisi depan rumah sebab cemas tempat tinggalnya akan rubuh. Kecemasan Fatimah juga dapat dibuktikan, 1/2 rumah serta pabriknya rubuh. Mujur tidak ada korban jiwa dalam momen itu.

Sebabnya disangka dikarenakan project pembuatan gorong-gorong yang terdapat di samping rumah Fatimah. Dia mengakui tidak paham ada project penggalian gorong-gorong. “Tidak izin atau apakah, ibu tahunya itu telah digali,” katanya.

Bila tahu akan ada galian, dia mengakui akan tidak mengijinkan demikian saja. Sebab di kuatirkan hal tersebut akan berefek jelek buat bangunan tempat tinggalnya. “Ibu sendiri tidak tahu siapa yang miliki project itu,” papar Fatimah.

Sesudah tempat tinggalnya rubuh, barusan pagi menurut dia telah ada pertemuan dengan pihak pengembang, polisi, lurah, sampai RT serta RW ditempat.

Artikel Terkait : Harga Kusen Aluminium

“Tuturnya ingin ada ubah rugi,” tuturnya.

Tetapi keseluruhan ubah rugi belumlah didapati berapakah sebab masih tetap butuh diinventarisir. Sesaat masalah project gorong-gorong yang telah digali sedalam 3 mtr. itu belumlah didapati penanggungjawabnya.

Pantauan Okezone, puing-puing bangunan menutupi jalan di samping rumah Fatimah. Jalan itu praktis tidak dapat digunakan masyarakat untuk melintas. Garis polisi telah dipasang di tempat. Puing-puing bangunan itu sekarang jadi fokus perhatian masyarakat.

Tidak hanya rumah Fatimah, rumah lainnya di sekelilingnya juga terancam rubuh dikarenakan project gorong-gorong itu. Panjang galian telah sampai lebih dari 500 mtr. dengan lebar sekira 1,5 mtr. serta dalam 3 mtr..

Robohnya bangunan kota lama, tanggung jawab pemkot Simak Ulasanya

Pemkot Semarang dipandang turut bertanggungjawab atas ambruknya salah satunya bangunan di lokasi Kota Lama, persisnya di Jalan Merak No 25, Kelurahan Purwodinatan, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Minggu (24/11/2013). Karena Pemkot dipandang menyengaja menelantarkan bangunan-bangunan di lokasi itu hingga ambruk serta mengakibatkan korban meninggal.

Hal itu disebutkan anggota Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K) Semarang Djoko Setijowarno waktu di konfirmasi KORAN SINDO, Minggu (24/11/2013). Menurutnya, Kota Lama Semarang ialah asset bersejarah yang menyengaja ditelantarkan oleh Pemkot Semarang.

Baca Juga : Harga Kawat Las Listrik, Stainless, Argon

“Kondisi semacam ini juga bakal terulang kembali bila pemkot tidak selekasnya ambil langkah kongkret dalam pengendalian lokasi Kota Lama. Sampai sekarang ini, belumlah ada keseriusan Pemkot Semarang dalam membenahi lokasi Kota Lama itu,” katanya.

Djoko memberikan, pengaturan lokasi Kota Lama sebetulnya tidak susah seandainya ada tekad, keseriusan serta ketegasan dari Pemkot Semarang. Pemkot bias saja menggandeng pemilik bangunan pun beberapa entrepreneur serta lembaga yang mempunyai bangunan di lokasi itu untuk menjaga bangunan Kota Lama hingga tidak rusak seperti sekarang ini.

“Pemiliknya mesti ditekankan untuk menjaga serta mengurus lokasi itu supaya tidak rusak, pun beberapa entrepreneur serta beberapa BUMN yang berada di lokasi itu bisa dibawa membenahi lokasi dengan dana CSR nya. Semuanya bias berjalan saat ada kemauan serta niat baik dari Pemkot Semarang untuk mengerjakannya. Bila mereka tidak koorperatif, jadi pemkot mesti tegas menggantikan bangunan itu,” paparnya.

Perihal seirama disampaikan bekas Kepala Tubuh Pengelola Lokasi Kota Lama (BPK2L) Kota Semarang, Surachman. Menurutnya, telah saatnya Pemkot tegas mengaplikasikan Undang-Undang cagar budaya di lokasi itu untuk meminimalkan peristiwa sama.

Artikel Terkait : Harga Tangki Air

“Harus ada ketegasan dari Pemkot dalam mengaplikasikan Perda serta UU cagar budaya di lokasi itu. Pada pemilik yang tidak menjaga bangunannya mesti ditegur serta dikasihkan sangsi. Jika masih membandel, jadi Pemkot bisa mengabil alih dengan paksa bangunan itu,” katanya.

Hal tersebut menurut Surachman begitu penting untuk mengawasi kelestarian bangunan di lokasi heritage Kota Semarang itu. Karena, sebagaian besar bangunan yang rusak kronis sekarang ini karena tidak diurus oleh pemiliknya atau bangunan kosong.

“Selain bangunan yang rubuh tempo hari itu, ada banyak bangunan di lokasi Kota Lama yang kondisinya memprihatinkan. Cuma tinggal menanti waktu saja, bangunan-bangunan itu juga bakal rubuh sebab tidak tertangani serta termakan umur,” paparnya.

Surachman memberikan, data BPK2L Kota Semarang mencatat jika dari 105 gedung di lokasi Kota Lama, ada sekurang-kurangnya 25 bangunan yang kondisinya rusak kronis. Bangunan-bangunan itu menyebar di sejumlah titik di lokasi Kota lama yang riskan rubuh.

“Kebanyakan bangunan yang rusak itu ialah bangunan kosong yang tidak didapati siapa pemiliknya. Bahkan juga, seputar 19 gedung sampai saat ini belumlah didapati siapa pemiliknya,” ujarnya.