NASA Kecam Aksi Penembakan Satelit oleh India Berikut Cuplikanya

NASA Menyebutkan perbuatan penembakan satelit memanfaatkan misil yg dilaksanakan oleh India merupakan soal yg tidak baik. Dikarenakan penembakan itu udah hembuskan lebih dari 400 puing di luar angkasa serta miliki potensi membahayakan stasiun luar angkasa internasional (ISS) bersama-sama banyak astornaut di dalamnya.

” Aktivitas ragam ini tak sama dengan maksud penerbangan luar angkasa umat manusia, ” jelas administrator NASA Jim Bridenstine kala berkata pada acara livestreaming di Youtube kala pertemuan dengan banyak pegawai NASA di Town Hall. ” Perihal ini tidak bisa di terima serta NASA butuh sangatlah menyampaikan perihal resikonya terhadap kita. ”

Baca Juga : Informasi Adalah

India memberitakan udah sukses meluncurkan misi Shakti pada 27 Maret waktu lalu. Ini merupakan misi buat memusnahkan satelit India yg tak lagi terpakai serta tetap berada pada orbit. Kesuksesan misi ini bikin India berubah menjadi negara ke-4 yg sukses menuntaskan misi itu seusai Amerika Serikat, Rusia, serta China.

Penghancuran satelit India di sebutkan Bridenstine membuahkan 400 puing serta NASA sekarang tengah menelusur 60 puing antara lain. Sejumlah puing bahkan juga melejit di orbit yg berada pada atas stasiun luar angkasa internasional (ISS) . Hingga miliki potensi membahayakan stasiun itu serta kru yg berada pada dalamnya apabila berlangsung tabrakan.

” Efek di ISS naik 44 prosen, ” paparnya, seperti dilansir Cnet.

Untungnya, stasiun luar angkas itu punyai proses darurat apabila tak diduga diketemukan ada sampah luar angkasa yg bakal menerjang.

Banyak kru punyai kapsul sekoci yg dapat membawa mereka kembali lagi Bumi. Hingga, mereka dapat selamatkan diri disaat stasiun itu ditabrak.

Akan tetapi, lantaran dilaksanakan di orbit bawah, karena itu penghancuran satelit yg dilaksanakan India gak separah gara-gara penghancuran oleh China. Pada 2007 China pun mengerjakan peluncuran misil anti satelit serta bekas puing satelit itu tetap memutari Bumi sampai sekarang.

Di lain bagian, Menteri Luar Negeri India dalam tayangan wartawan menjelaskan bila tes itu dilaksanakan di atmosfer sisi bawah buat meyakinkan tak tinggalkan jejak serpihan di luar angkasa. Tidak hanya itu, sekalinya ada debu yang ada, karena itu sampah itu bakal jatuh ke bumi dalam sejumlah minggu. Akan tetapi, daerah yg tetap tersisa puing itu diramalkan tetap beresiko.

” Menurut saya, klaim yg menyebutkan kalau perusakan ini baik-baik saja lantaran bekas puing satelit bakal lekas terbakar merupakan pengakuan yg menyesatkan, ” jelas Alice Gorman, arkeolog serta pakar puing luar angkasa Australia.

Tiap-tiap ada pecahan, baik yg disengaja maupun tak, menambah efek tabrakan dengan satelit yg tetap memiliki fungsi.

Artikel Terkait : Sistem Adalah

Menurut Gorman, penghancuran satelit ini tak punyai maksud ilmiah tidak cuman cuma buat unjuk kapabilitas. Hingga, menurut Bridenstine perbuatan begini tak terus-terusan serta tak searah dengan misi penerbangan luar angkasa.

NASA sekarang mengawasi 23 ribu serpihan benda area angkasa yg melayang-layang di orbit dengan besar lebih dari 10 sentimeter. Sepertiga dari debu area angkasa ini dibikin disaat China meledakkan satelit pada 2007 yg disusul dengan ledakan mirip yg dilaksanakan AS serta Rusia pada 2009, seperti di sebutkan CNN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *