Nantinya Bakal Ada 71 Rest Area di Tol Trans Jawa saat Lebaran

Kementerian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) akan mempersiapkan 71 Tempat Istirahat serta Service (TIP) atau rest ruang di selama Tol Trans Jawa waktu libur Lebaran 2019. Sekitar 71 TIP itu akan menyebar sekitar 35 di jalan A (Jakarta-Jawa Timur) serta 36 di jalan B (Jawa Timur-Jakarta).

“Jarak TIP di jalan A seputar 20 Km, di jalan B seputar 23 Km. Jarak terpanjang 52 Km di ruas Kertosono – Mojokerto. Ini harus jadi perhatian pemudik berkaitan persiapan BBM serta bekal makanan atau minum,” kata Kepala Tubuh Pengontrol Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit seperti diambil dari Di antara, Sabtu (27/4/2019).

Selama Jalan Tol Trans Jawa dari Merak sampai Probolinggo disiapkan 55 tempat istirahat (rest ruang) yang terdiri jadi 25 rest ruang type B serta 30 type A.

Rest Ruang Type B diperlengkapi sarana ATM Center termasuk juga untuk isi lagi kartu tol, toilet, warung, minimarket, mushola, restoran, ruangan terbuka hijau, serta fasilitas parkir. Sesaat untuk type A diperlengkapi sarana yang sama juga dengan type B dengan penambahan klinik kesehatan, bengkel, serta SPBU.

Diluar itu Kementerian PUPR bersama dengan Tubuh Usaha Jalan Tol (BUJT) mempersiapkan 159 gerbang tol di ruas Tol Trans Jawa terbagi dalam 1.341 gardu tol. Pembayaran dikerjakan lewat skema transaksi Non-Tunai (uang elektronik) serta integrasi skema transaksi jalan tol.

Direncanakan seputar 8,44 juta kendaraan yang terbagi dalam 3,76 juta kendaraan pribadi serta 4,68 juta bus akan lewat waktu mudik Lebaran 2019.

Dalam kata lain, direncanakan sekitar 640 ribu kendaraan memakai jalan tol waktu arus mudik serta 750 ribu kendaraan pada arus balik.

Prediksi jam pucuk kepadatan kendaraan 16 % dari keseluruhan jumlahnya /hari, yaitu seputar 102 ribu kendaraan pada arus mudik serta 120 ribu kendaraan waktu arus balik.

“Berbeda dari tahun awalnya, tahun ini arus balik lebih jadi perhatian kita sebab banyaknya semakin lebih beberapa dari arus mudik. Ini karena jarak di antara libur Hari Raya dengan masuk kerja lebih pendek. Jadi, butuh dilihat kecapekan waktu arus beehumblewithme.com balik tambah tinggi dibanding arus mudik,” tutur Danang.

Ia menjelaskan jika dua minggu sebelum Lebaran, Kementerian PUPR bersama dengan Kementerian Perhubungan, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian RI, BUJT serta instansi berkaitan akan kembali bekerjasama mengulas persiapan mudik Lebaran.

Pembicaran ini terutamanya untuk mengulas skenario kemacetan di ruang gerbang tol, rest ruang, serta exit toll.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *