Nah Loh Kini Turis Asing di Selandia Baru Wajib Bayar Pajak Kunjungan hingga Rp 450 Ribu

Pemerintah Selandia Baru menetapkan kebijakan imigrasi baru, yang mengharuskan tiap-tiap turis asing untuk membayar pajak kunjungan lewat pola rekonsilasi.

Akan tetapi, kebijakan pajak kunjungan itu tidak laku buat masyarakat Australia, masyarakat beberapa negara kepulauan Pasifik, serta anak dibawah umur dua tahun.

Diambil dari The Guardian pada Jumat (15/6/2018), kebijakan yang akan laku di akhir tahun yang akan datang itu, mengharuskan turis asing membayar pada 25 sampai 35 dolar Selandia Baru (kurang dari Rp 450 ribu) setiap saat masuk ke Negeri Kiwi.

Langkah ini mencerminkan perbincangan yang tengah berjalan di Selandia Baru, mengenai ancaman rusaknya lingkungan karena melonjaknya kunjungan wisata di negara itu dalam sepuluh tahun paling akhir.

Sampai April lantas, terdaftar seputar 3, 8 juta orang turis bertandang ke Selandia Baru, dimana hal tersebut berselisih tipis dengan jumlahnya masyarakat asli seputar 4, 7 juta jiwa.

jadwal kapal gunung dempo januari 2019

jadwal keberangkatan kapal laut belawan tanjung priok
jadwal kapal gunung dempo april 2019

Diantara jumlahnya itu, grup paling besar merupakan turis asal Australia, yang sampai 39 %, atau hampir 1, 5 juta kunjungan per tahun.

Walau paling besar, karena konteks jalinan regional, Selandia Baru akan memutus untuk sama-sama memudahkan izin kunjungan dengan Australia, yang diimbangi dengan penambahan kampanye mengenai kesadaran perjalanan beretika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *