Karena Ada Rumah untuk PNS, Tapak Atau Vertikal?

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan rumah yang ditujukan buat ASN, prajurit TNI, serta anggota Polri berupa vertikal serta rumah tapak.

Basuki menyebutkan, model rumah vertikal atau rusun ini akan dibuat di perkotaan, sedang rumah tapak akan ada di daerah.

“Jika di kota tentu vertikal, daerah juga bisa (tapak),” kata Basuki di Komplek Istana, Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Baca Juga : Harga Besi Beton

Untuk percepat penyediaannya, kata Basuki, pemerintah lewat Kementerian Keuangan akan memetakan tanah negara atau barang punya negara (BMN) yang dapat dibuat tempat tinggal untuk beberapa ASN, prajurit TNI, serta anggota Polri.

Selain itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menjelaskan konsentrasi penyediaan rumah pada beberapa ASN di daerah perkotaan bukan pada pemerintah pusat.

Tempat yang dipastikan juga mesti dekat dengan aksesibilitas moda transportasi umum.

“Jadi tentu saja akan konsentrasi pada lahan-lahan yang masih tetap dapat digunakan untuk perumahan rusun barusan dengan catatan tempat dari tempat itu tidak jauh dari pusat kota, atau pilihannya tempat rusun itu dekat dengan sarana transportasi umum, contoh jika di Jakarta itu dengan KRL atau LRT,” kata Bambang.

Artikel Terkait : Harga Keramik

Untuk tanah, kata Bambang, akan manfaatkan barang punya negara (BMN) yang sekarang ini masih tetap diinventarisir oleh Kementerian Keuangan.

Pemerintah tidak tutup kesempatan buat petinggi pemerintahan untuk memakai pola pembiayaan rumah buat beberapa ASN, prajurit TNI, anggota Polri.

Bambang menjelaskan pemerintah masih memprioritaskan ASN, prajurit TNI, serta Anggota Polri yang belumlah mempunyai rumah untuk manfaatkan sarana ini.

“Ini utamanya laku untuk semua ASN, TNI Polri. Tetapi tentu saja kita akan memberikan perhatian spesial pada yang belumlah mempunyai rumah benar-benar,” kata Bambang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *