Ini Dia 4 Bahan Bangunan Green Building Ramah Lingkungan

Memilih bahan bangunan untuk menciptakan rumah impian ataupun konstruksi lainnya merupakan hal penting yang harus dipahami. Anda pasti menginginkan bangunan yang tidak hanya terlihat cantik di luar namun juga kuat dan kokoh di dalam. Untuk memilih bahan bangunan yang tepat dibutuhkan pemahaman yang kuat. Contohnya seperti, pasir yang baik adalah yang tidak tercampur lumpur atau tingkat kekuatan beton dapat dilihat dari angka yang tertulis. Pengetahuan seperti inilah yang membuat Anda tidak salah langkah dalam memilih bahan bangunan.

Bahan bangunan seperti beton, semen, pasir, batako, dan bekisting mungkin sudah melekat di otak Anda. Namun apakah Anda mengetahui bahan bangunan untuk konsep Green Building?Sebelum melangkah ke bahan bangunan Green Building, mari berkenalan terlebih dulu dengan konsep Green Building itu sendiri.

Baca Juga : Harga Closet Duduk

Green Building jika diartikan ke Bahasa Indonesia mengandung arti Bangunan Hijau. Ini merupakan konsep bangunan ramah lingkungan yang tentu saja didukung oleh bahan bangunan hijau. Ada banyak bahan bangunan yang bisa digunakan untuk mendukung Green Building. Namun kali ini kami hanya akan membahas bahan bangunan pengganti beton yang ramah lingkungan.

  • Bambu

Bangunan yang memakai bambu sebagai bahan bangunan utama akan memberikan kesan nyaman seperti di pedesaan. Bambu banyak dipilih sebagai pengganti beton dalam membangun rumah karena memiliki struktur elastis, berbobot ringan serta kaya akan nilai arsitektur

  • Kayu

Kayu dapat menyerap karbon dioksida sehingga tidak menghabiskan banyak energi. Kayu juga dapat dibentuk sesuai keinginan dengan mudah. Dibandingkan dengan bahan bangunan lain, kayu termasuk yang lebih tahan terhadap tekanan dan benturan

  • Batang Jerami

Pendayagunaan jerami sebagai bahan bangunan rumah dapat memberikan nuansa yang unik dan berbeda. Salah satu bangunan yang sering menggunakan jerami adalah restoran dengan konsep tradisional. Selain sebagai atap, batang jerami yang disusun dengan rapi juga dapat menampilkan kesan indah dalam eksterior sebuah bangunan

  • Beton Rumput

Bahan bangunan ini memiliki lubang-lubang khusus sebagai tempat tumbuhnya rumput. Sela-sela di luar nya pun biasa digunakan oleh para pejalan kaki. Selain memberikan kenyamanan pada kaki, beton rumput dapat menjadi pintu masuk air hujan ke dalam tanah.

Baca Juga : Daftar Harga Triplek

Jadi sekarang apakah Anda tertarik menggantikan posisi beton dengan keempat bahan bangunan tersebut? Jika tertarik, berarti Anda sudah mendukung konsep Green Architecturesekaligus mencegah pemanasan global. Selain itu Anda juga berperan dalam penghematan air serta energi. Yuk wujudkan konsep Green Building untuk bersama! Karena siapa lagi yang peduli dengan bumi kecuali manusia-manusia yang hidup di dalamnya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *