Harga Tiket Pesawat Masih Disorot

Takengon : Tarif tiket pesawat masih disorot. Sejumlah pengguna jasa penerbangan menilai harga tiket pesawat masih menguras kantong kendati pemerintah sudah menurunkan tarif.

Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Safarudin kepada RRI Rabu (23/1/2019) bahkan meminta agar pemerintah menelusuri sebab musabab kenaikan harga tiket pesawat. Menurutnya, kenaikan harga tiket pesawat telah mencekik masyarakat. 

Desakan ini menurut Safarudin, bukan tak beralasan, pasalnya, kenaikan tiket pesawat dinilai keliru lantaran berlaku secara bersamaan.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Tilongkabila Terbaru

“Ini ada apa, semua masakapai kompak naikkan harga, kemarin Garuda juga ikut-ikutan,” ujarnya.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Rembele, Bener Meriah, Yan Budianto mengatakan, pihaknya belum dapat menjatuhkan sanksi apapun menyangkut kenaikan harga tiket pesawat yang berlaku selama ini. Pasalnya sebut Yan Budianto, pemberlakuan harga tiket oleh maskapai masih merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 14 Tahun 2016.

“Kalau sudah melenceng dari aturan, baru bias kita tindak,” katanya.

Baca : Jadwal Kapal Tilongkabila Terbaru

Air Port Manager Wings Air Bandara Rembele Bener Meriah Erwanda menyebut, tarif tiket pesawat maskapai Wings Air pada 23 Januari 2019 rute Rembele-Kuala Namu-Jakarta Rp2.208.000, sementara jika transit melalui Kuala Lumpur Rp.1.924.600. Sedangkan dari Banda Aceh – Jakarta Rp1.734.000, sementara jika transit Kuala Lumpur Rp1.808.600.

Tarif ini menunjukkan penerbangan dari Rembele menuju Jakarta lebih murah transit ke Kuala Lumpur. sementara dari Banda Aceh lebih murah langsung atau tanpa transit.