Cuplikan Instagram Bersih-bersih Akun ‘Followers’ Palsu

Instagram menyebut bahwa pihaknya telah membersihkan pengikut (followers) palsu, suka (likes), dan komentar yang dibuat oleh aplikasi, Senin (20/11). Aplikasi pihak ketiga ini memang bisa menghasilkan likes dan komentar palsu sehingga membuat sebuah akun tampak lebih populer daripada yang sebenarnya.

Tindakan keras ini muncul setelah Facebook yang menjadi induk perusahaan Instagram berusaha meyakinkan dunia bahwa jaringan sosial mereka dapat dipercaya.

Baca Juga : Harga Keramik Dinding Dapur

“Baru-baru ini, kami telah melihat akun menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk meningkatkan audiens mereka secara artifisial,” kata Instagram dalam blog mereka.

Instagram mengatakan akan memberi tahu pengguna ketika pihaknya menghapus suka, followers, atau komentar palsu.

Pengguna yang tidak sadar terkait dengan aplikasi yang dilarang Instagram itu, hanya perlu mengubah kata sandi untuk memutuskan sambungan, seperti diungkap jejaring sosial berbagi foto dan video itu.

Namun, pengguna Instagram yang tetap menggunakan aplikasi pihak ketiga ini kemungkinan akan terdampak dengan kebijakan baru mereka ini.

Pengumuman ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa Facebook tak sanggup meregulasi dirinya sendiri agar kesalahan informasi dan manipulasi tak merebak di platformnya.

Artikel Terkait : Harga Batu Bata Batako

Facebook telah menghadapi kritik baru menyusul penyelidikan New York Times yang menunjukkan bahwa mereka mengabaikan peringatan soal pengaruh kampanye Rusia di platformnya. Mereka juga menggunakan perusahaan konsultan untuk mencela kritik atas jejaring sosialnya.

Twitter telah melakukan upaya serupa untuk membasmi akun yang tidak otentik, yang mengakibatkan penurunan jumlah pengikut yang signifikan bagi beberapa pengguna platform itu. Sebab, pengguna itu diidentifikasi Twitter sebagai bot atau akun palsu.