PT Pelni Akan Terapkan MDCS dan Layanan Kargo Online

Untuk mengatasi kelebihan muatan kargo atau kargo yang diletakkan di geladak kapal, PT Pelni (Persero) akan membuat pelayanan kargo online. Hal ini dikatakan oleh Daniel E. Bangonan selaku Direktur Operasi PT Pelni (Persero), Kamis, di Jakarta.

Layanan kargo online dari Pelni tersebut untuk muatan geladak kargo (bukan penumpang). Aplikasi sistem tersebut untuk semua kapal yang dimiliki PT Pelni. Dan rencananya akan dioperasikan pada Mei.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Jakarta Sorong

Pengoperasian sistem tersebut akan dilakukan oleh PT SBN (Sarana Bandar Nasional) dan PT Pelita Jaya Indonesia Corporation, kedua perusahaan berhak mendapat security access dari Pelni. Untuk pengguna jasa Pelni, mereka harus login terlebih dahulu untuk memanfaatkan layanan tersebut.

“Kita usahakan di Mei bisa diterapkan, karena besok kita sudah mulai menerapkan Mobile Departure Control System untuk jalur yang dilalui KM Labobar,” kata Daniel tentang MDCS yang akan trial dua minggu, setelah akan di-soft launching.

Rencananya, KM Labobar akan mengendalikan aplikasi kargo online, termasuk di dalamnya muatan geladak over bagasi dan muatan geladak non over bagasi. Menurut Daniel, nantinya muatan geladak over bagasi merupakan perjanjian angkutan barang antara penumpang dengan perusahaan pelayaran dan apabila barang rusak akan ditanggung perusahaan pelayaran.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Jakarta Sorong

Tetapi jika muatan geladak non over bagasi merupakan perjanjian pemilik barang dengan perusahaan pelayaran dan apabila ada kerusakan menjadi tanggung jawab operator. Kerusakan akan di-klaim melalui Asuransi Aspan, milik PT Pelni.

“Ini sangat berbeda. Kalau ada kerusakan akan diasuransikan. Ada pilihan asuransi sesuai standar,” tambah Daniel.

BNI dan Himbara Dukung Transaksi Online Pembayaran Tiket Kapal dan Top Up Agen PELNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bekerjasama dengan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) (PELNI) untuk memberikan kemudahan transaksi bagi penumpang kapal laut dan Agen PELNI serta menyediakan mesin Electronic Data Capture (EDC) Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Penumpang kapal laut dapat membeli tiket secara online dan melakukan pembayaran melalui seluruh channel perbankan BNI. Para Agen PELNI juga diberikan kemudahan untuk top up deposit melalui BNI Virtual Account.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Surabaya Batam

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait penggunaan layanan jasa perbankan oleh Direktur Utama PELNI Insan Purwarisya L Tobing dan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati di Jakarta, Senin.

Pada kesempatan yang sama, terdapat kerja sama penyediaan EDC Himbara untuk PELNI ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Direktur Usaha Angkutan Kapal Penumpang dan Perintis PELNI OM Sodikin dengan General Manager (GM) Divisi Hubungan Kelembagaan BNI GC Koen Yulianto.

Selain itu, dilaksanakan pula penandatanganan PKS antara Direktur Usaha Angkutan Kapal Penumpang dan Perintis PELNI OM Sodikin dengan GM Divisi Hubungan Kelembagaan BNI GC Koen Yulianto terkait penggunaan layanan BNI e-Collection payment Agen PELNI melalui BNI Virtual Account dan EDC Himbara.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Surabaya Batam

Adi Sulistyowati menuturkan, segala transaksi yang dilakukan oleh pengguna kapal laut maupun agen tercatat pada sistem PELNI secara online dan real time. Maka, dalam hitungan detik tiket penumpang akan langsung terbit dan deposit para Agen PELNI bertambah.

“BNI Virtual Account memungkinkan PELNI untuk memonitor transaksi yang dilakukan oleh pengguna kapal laut maupun Agen PELNI. Hal itu membuat proses pemantauan dan pelaporan transaksi yang dilakukan oleh PELNI menjadi lebih cepat dan mudah,” ujar Adi Sulistyowati.

BNI Virtual Account yang terakomodir dalam platform BNI e-Collection memiliki keunggulan antara lain diberikannya nama dan nomor Virtual Account sebagai nomor tujuan transfer, dapat mengidentifikasi pelanggan atau penyetoran, akan muncul di rekening Koran (account statement) setiap transaksi.

Keunggulan lainnya adalah penyetoran dapat dilakukan di berbagai channel BNI dan bank lain (kliring/RTGS/transfer antar Bank Online) baik dalam rupiah maupun valas, serta hasil transaksi dapat dilihat secara online melalui BNIDirect maupun portal BNI e-Collection.

Selain itu, proses implementasi BNI Virtual Account singkat, tidak mengharuskan penyetor memiliki rekening di BNI, serta terintegrasi dengan sistem nasabah, dengan menggunakan API (Application Program Interface), file transfer dan upload melalui portal.

Pelni Kini Hubungkan Surabaya ke Pulau Paling Selatan di Indonesia

PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)-PELNI akan mengoperasikan 1 lagi kapal tol laut, trayek T-9 dari Tanjung Perak, Surabaya ke Kisar-Namrole-Kisar-Tanjung Perak mulai tanggal 16 Agustus.

Pulau Kisar merupakan pulau terdepan Indonesia di bagian Selatan. Kisara termasuk wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku. Kabupaten Maluku Barat Daya merupakan kabuoaten baru hasil pemekaran dari Kabupaten Maluku Tenggara.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Surabaya Ambon

Corporate Secretary PT PELNI (Persero) Didik Dwi Prasetio mengatakan, pengoperasian pada trayek T-9 menambah daftar kepercayaan pemerintah kepada PT. PELNI (Persero). Saat ini PELNI mengoperasikan 7 kapal pada 6 trayek Tol Laut.

“Dengan penambahan 1 trayek, maka PELNI menjalani 7 trayek dari 13 trayek yang disiapkan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan,” kata Didik.

PT. PELNI telah mendapat surat penugasan penyelenggaraan pelayanan publik untuk angkutan barang di laut tahun 2017 dari pemerintah.

“Kami mendapatkan penugasan melalui surat Dirjen Perhubungan laut Nomor. PR.101/III/15/OA-2-17 tanggal 25 Juli 2017 trayek T-9 dari Tanjung Perak-Kisar (896 mile) Namrole-Kisar (308 mile) dan Kisar-Tanjung Perak (896 mile),” lanjutnya.

Kisar dan Namrole merupakan dua pulau di Provinsi Maluku. Kisar dekat dengan Kupang dan Timor Leste Sedangkan Namrole lebih dekat ke Ambon.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Surabaya Ambon

Dua pulau di Provinsi Kepulauan Maluku ini sangat membutuhkan kapal Tol Laut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memasarkan hasil laut berupa ikan, rumput laut, ternak sapi dan kerbau.

PELNI akan mengoperasikan KM. Caraka Jaya Niaga III-32 dengan kapasitas 115 kontainer. “Kapalnya sudah siap. Rencana dioperasikan pada 16 Agustus 2017 sebagai persembahan pemerintah dan PT. PELNI (Persero) pada HUT ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia,” tambah Didik.

Pulau Kisar tidak menghasilkan padi sebagai bahan makanan pokok. Sembilan bahan pokok harus disuplai dari luar pulau sehingga terjadi disparitas harga. Dengan kehadiran Tol Laut di Kisar akan membantu suplai, sehingga ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau tercukupi.

Tol Laut diharapkan memangkas rantai pasok dengan distribusi barang secara langsung dari daerah produsen yang umumnya di Jawa ke daerah konsumsi termasuk di pulau-pulau terdepan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Menteri BUMN Angkat Kepala BPTJ Sebagai Komisaris Utama PT PELNI

Menteri Badan Usaha dan Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengangkat Bambang Prihartono menjadi Komisaris Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) PELNI.

Keputusan tersebut berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan (RUPS) PT PELNI pada Senin.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Surabaya Bau Bau

Penyerahan Salinan Keputusan Menteri BUMN dilakukan oleh Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Ahmad Bambang yang dihadiri oleh jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT PELNI (Persero) serta pejabat dan pegawai Kementerian BUMN.

Hadirnya komisaris utama baru diharapkan dapat mengembangkan sinergi PELNI dengan berbagai pihak.

“PT PELNI (Persero) diharapkan memunculkan terobosan,” ungkap Ahmad Bambang, Senin.

Terutama untuk pengiriman logistik, diharapkan akan lebih banyak menggunakan kapal dibandingkan melalui darat.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Surabaya Bau Bau

“Saat ini pengiriman logistik masih banyak yang via darat, perlu inovasi supaya PELNI tidak hanya dikenal sebagai angkutan penumpang namun juga angkutan logistik laut,” tutur Ahmad Bambang.

Bambang Prihartono saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Menteri BUMN Resmikan Layanan Eksekutif Heritage RS Pelni

Merayakan hari jadinya RS Pelni yang ke-100, anak usaha PT Pelni (Persero) yang bergerak di bidang kesehatan meresmikan fasilitas Klinik Eksekutif Heritage yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, termasuk peserta BPJS.

Dengan melakukan top up, peserta BPJS yang mengutamakan kenyamanan, dapat merasakan konsep layanan kesehatan one stop service yang lebih personal. Klinik Eksekutif Heritage dilengkapi dengan jajaran dokter spesialis senior yang siap memberikan layanan kesehatan yang prima dan mengutamakan kenyamanan pasien.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Medan Batam

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengapresiasi inovasi pelayanan yang dilakukan RS Pelni tersebut. Sebab, dengan begitu peserta BPJS bisa semakin dimudahkan dalam memilih pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.

“Hadirnya Klinik Eksekutif Heritage dapat memberikan pelayanan kesehatan secara merata pada semua kalangan dan memberikan kemudahanan akses bagi pengguna BPJS mendapatkan layanan kesehatan yang diinginkan,” kata Rini saat meresmikan Klinik Eksekutif Heritage di RS Pelni, Jakarta, Jumat (20/04/2018).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Pelni Insan Purwarisya L Tobing mengungkapkan bahwa RS Pelni merupakan anak perusahaan PT Pelni yang selalu menunjukan keunggulan dari sisi pelayanan untuk peserta BPJS.

“Kehadiran BPJS yang diamanatkan oleh undang-undang menjadi tantangan sekaligus peluang. RS Pelni bisa dikatakan berhasil menjadi rumah sakit BUMN yang pertama pada 1 Januari 2014 menyatakan kesiapannya melayani peserta BPJS sebagaimana yang diamanatkan UU Jaminan Kesehatan Nasional. Kini, manajemen RS Pelni mampu menjadi rujukan bagi banyak rumah sakit di Indonesia,” ujar Insan.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni MEdan Batam

Saat ini jumlah proporsi pasien BPJS yang berobat ke RS PELNI mencapai angka 86% dari total keseluruhan pasien. Kunjungan rawat jalan mencapai 1500 pasien/hari, kunjungan rawat inap mencapai 120 pasien/hari dengan Bed Occupancy Ratio ( BOR ) mencapai 78% dan angka operasi 70 pasien/hari.

Tingginya kunjungan masyarakat ke RS Pelni disebabkan oleh pendekatan teknologi, seperti pemanfaatan mesin otomatis anjungan pendaftaran mandiri (APM) dan aplikasi yang dapat diunduh di smarphone. Aplikasi ini tidak hanya memungkinkan pasien untuk mendaftarkan kunjungannya, tapi juga melakukan konsultasi gratis ke dokter umum maupun spesialis secara online.

“Dengan pemanfaatan teknologi informasi, dan RS Pelni dapat melakukan kegiatan operasionalnya secara efisien dan modern, dan masyarakat yang sudah terbiasa dengan smartphone, semakin mudah untuk menjangkau layanan kesehatan tanpa antri panjang dan birokrasi yang melelahkan. Kami mengharapkan RS Pelni dapat menjadi rujukan nasional di industri kesehatan,” tutup Insan.

Bau-Bau Kota Pertama Penerima Program CSR PT Pelni Peduli Pendidikan

BAU-BAU – Atas keberhasilan memperbaiki kinerja keuangan Perusahaan beberapa tahun terakhir, PT Pelni (Persero) sejak 2017 lalu telah melaksanakan sejumlah kegiatan CSR dan PKBL di wilayah Jakarta. Dan untuk awal 2018 ini, kegiatan CSR dan PKBL PT Pelni mulai memperluas programnya ke daerah-daerah.

Corporate Secretary PT Pelni, Ridwan Mandaliko menyebutkan bahwa selama bulan Januari kemarin, PT Pelni menggelar CSR Pelni Peduli Pendidikan dengan menggelar workshop bagi guru-guru madrasah se-Kota Bau-Bau. “Kami menggandeng Yayasan Kembali Sekolah untuk menyelenggarakan workshop bagi guru-guru madrasah di Kota Bau-Bau ini agar mengajar menjadi kegiatan yang menyenangkan dan lebih interaktif antara guru dan murid. Alhamdulillah kegiatan CSR kami disambut baik oleh para guru, dan mendapatkan dukungan dari Kantor Kementerian Agama Kota Bau-Bau.”

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Surabaya Sorong

Selama empat hari mengikuti workshop CSR Pelni dengan tema “CSR Pelni Peduli Pendidikan: Peningkatan Kualitas Pendidik Madrasah di Kota Bau-Bau”, peserta yang terdiri atas kepala sekolah dan guru dilatih untuk menciptakan suasana belajar dan komunikasi yang lebih interaktif.

Ketua Yayasan Kembali Sekolah Arya Hindrarprayoga menyebutkkan bahwa sangat penting untuk melibatkan kepala sekolah madrasah dalam kegiatan CSR PT Pelni ini. “Untuk menciptakan perubahan di lingkungan sekolah, kalau kepala sekolah tidak memiliki visi yang sama, mustahil untuk berubah. Kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bau-Bau Rahman Ngkaali pada pembukaan dan penutupan menjadi bukti dukungan Kementerian Agama atas program CSR Pelni di kota ini.”

Vice President PT Pelni, La Ode Muhisi hadir mewakili Direksi PT Pelni pada penutupan menyampaikan terima kasih atas antusiasme para kepala sekolah dan guru selama workshop berlangsung. “Direktur Utama memilih sendiri Kota Bau-Bau sebagai kota pertama yang menerima Program CSR Pelni Peduli Pendidikan di tahun 2018 karena masyarakat Kota Bau-Bau masuk dalam 10 besar yang menjadi pelanggan terbesar PT Pelni se-Indonesia.”

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Surabaya Sorong

Selain menggelar workshop, PT Pelni juga menyediakan “pojok literasi” beserta koleksi buku bacaan bagi sekolah-sekolah madrasah di Kota Bau-Bau.

Di saat yang bersamaan dengan kegiatan CSR di Kota Bau-Bau, Manager Humas dan CSR PT Pelni (Persero) Akhmad Sujadi mengawal serah terima bantuan kemanusian untuk menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) yang menimpa masyarakat Asmat di Papua Barat. Penyerahan bantuan berupa obat-obatan diterima oleh Kepala Dinas Sosial mewakili Bupati Asmat Elisa Kambu, Jumat (2/2) lalu di Pelabuhan Agats.

“Saya diminta Direktur Utama Insan Purwarisya L Tobing untuk secara langsung menyampaikan keprihatinan atas peristiwa yang menimpa saudara-saudara kita di Asmat. Beruntung kapal Pelni, KM Tatamailau, memiliki jadwal reguler singgah di Pelabuhan Agats, sehingga membantu kami dalam membawa pasokan obat-obatan yang dibantu oleh RS Pelni Petamburan, anak perusahaan Pelni,” ujar Manager Humas dan CSR PT Pelni (Persero), Akhmad Sujadi.

Selain CSR, PT Pelni juga segera menyerahkan bantuan untuk pembangunan sarana dan prasarana air bersih bagi masyarakat Desa Tanali yang terletak di Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Desa Tanali yang dihuni sekitar 500 kepala keluarga diketahui kesulitan mendapatkan akses air bersih, dan harus menempuh perjalanan sekitar 1 jam ke sumber air bersih. (*)

Pelni Logistics Kembangkan Aplikasi IMRK Permudah Layanan Tol Laut

Dikembangkan oleh Pelni Logistics, dalam waktu dekat aplikasi ini dapat dilakukan oleh para shipper dengan menggunakan smartphone. Berbagai cara terus dilakukan oleh pemerintah guna memperlancar Program Tol Laut.

Selain menambah rute, armada kapal maupun jenis muatannya, tak ketinggalan pula kini para pengguna jasa Tol Laut kian dipermudah melalui layanan aplikasi berbasis online bertajuk Informasi Muatan dan Ruang Kapal (IMRK).

Aplikasi IMRK Tol Laut ini adalah aplikasi berbasis online pertama yang digunakan dalam program Tol Laut dari seluruh rute dan operat tol laut baik BUMN maupun swasta, namun sejatinya aplikasi ini merupakan aplikasi layanan berbasis online yang dikembangkan oleh Pelni Logistics, anak perusahaan PT. PELNI yang memberikan informasi seputar muatan dan kapasitas ruang kapal yang digunakan untuk melayani Tol Laut.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Makassar Jakarta

Adapun aplikasi IMRK ini merupakan pengembangan dari aplikasi cargo reservation and tracking system untuk muatan kapal penumpang PT. Pelni yang telah di launching sejak 3 Januari lalu.

Karenanya, guna meningkatkan pelayanan Program Tol Laut tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan telah memulai sosialisasi dan pelatihan kepada stakeholders di bidang angkutan laut, antara lain para BUMN pengirim muatan tol laut, para instansi dan asosiasi terkait serta para perusahaan Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) di Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan di kantor PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Surabaya, Kamis (12/4).

Menurut Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Antar-lembaga Buyung Lalana, perlakuan kapal Tol Laut berbeda dengan kapal komersial. Oleh karena itu, dirinya berharap pihak terkait, baik operator maupun JPT, senantiasa mengikuti aturan yang ada untuk memahami betul teknis ruang penggunaan ruang kapal.

Di samping itu, yang terpenting, “Penerapan aplikasi Informasi Muatan Ruang Kapal (IMRK) berbasis online ini akan mengurangi disparitas harga dan menjaga subsidi program tol laut oleh pemerintah dapat berjalan tepat guna dan tepat sasaran,” ujarnya.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Makassar Jakarta

Sementara itu Kasubdit Angkutan Dalam Negeri Kementerian Perhubungan, Capt. Wisnu Handoko menambahkan, aplikasi IMRK ini berisikan informasi pengirim dan penerima barang, jenis barang, kuota muatan tersedia dan prioritas muatan, jadwal kapal, standar pelayanan, serta penyediaan data valid dan lengkap untuk mempermudah pengambilan keputusan yang tepat dan accountable. “Selain untuk operator kapal, IMRK juga sangat bermanfaat bagi pemilik barang yang akan mendukung kesuksesan penyelenggaraan program tol laut,” terangnya.

Adapun manfaat bagi operator, tutur Wisnu, IMRK dapat mengurangi biaya pemasaran, efisien dan transparan, mengurangi risiko, dan pelayanan online selama 24 jam. Sedangkan bagi pemilik barang, layanan ini akan memberikan kenyamanan fleksibilitas, proses yang mudah, dan pelayanan berkualitas. Ditambah lagi, IMRK juga merupakan aspek pengendalian disparitas harga melalui pemanfaatan data IMRK untuk pengawasan harga jual oleh distributor layer 1 dan 2.

Wisnu menambahkan, aplikasi ini juga dapat membantu pengendalian data pengguna subsidi berupa data lengkap perusahaan shipper/pengirim muatan, dan penerima muatan. “Sehingga, aplikasi ini juga dapat mencegah praktik monopoli muatan kapal,” terangnya.

Tak hanya difungsikan untuk angkutan Tol Laut, nantinya aplikasi IMRK juga akan diterapkan pada angkutan laut komersial. Sehingga, sistem IMRK ini juga akan tersambung dengan inaportnet.

Sementara itu Capt. Murdiyoto turut menjelaskan bahwa aplikasi yang sementara berbasis internet (web base) ini dalam waktu kurang lebih satu bulan bisa digunakan oleh para shipper melalui smartphone yang diunduh menggunakan Google Play Store atau App Store.

Diketahui, penerapan aplikasi IMRK ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor. PM.4 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik untuk Angkutan Barang di Laut dan Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Nomor UM.003/100/11/DJPL-17 tanggal 28 Desember 2017 tentang Persyaratan PSO Penumpang Kelas Ekonomi, Angkutan Laut Perintis, PSO Angkutan Barang di Laut (Tol Laut), dan Angkutan Ternak.

Kedua aturan tersebut menyebutkan kewajiban bagi penyelenggara kewajiban pelayanan publik harus menggunakan layanan IMRK berbasis online, yang bertujuan utk mengontrol jenis barang yang dikirim sesuai dengan ketentuan peraturan agar tidak terjadi monopoli dan menyediakan data shipper dan consignee dalam rangka pengendalian disparitas harga.

Di samping itu, Direktorat Lalulintas dan Angkutan Laut sendiri juga telah mengeluarkan pengumuman terbuka bagi seluruh perusahaan di bidang usaha perangkat lunak logistik dan jasa logistik untuk berpartisipasi mendukung operator kapal pada program angkutan barang Tol Laut dalam menerapkan IMRK berbasis teknologi informasi sesuai persyaratan dan spesifikasi yang dibutuhkan.

Nantinya, perusahaan yang berminat dapat menyediakan software dengan kemampuan berintegrasi sesuai SOP pemesanan ruang muat dan penerbitan Shipping Instruction untuk penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik angkutan barang Tol Laut. Perusahaan ini juga harus mampu menyeleksi prioritas pengangkutan barang kebutuhan pokok dan barang penting, mampu menyeleksi shipper (pengguna subsidi tol laut) dan mampu menyeleksi consignee (pengguna subsidi tol laut).

Ditambah lagi, perusahaan tersebut juga harus mampu mengatur jatah penggunaan ruang muat antardaerah/pelabuhan tujuan. Diketahui, perusahaan pelayaran operator kapal tol laut, baik BUMN maupun swasta, dapat mengembangkan sistem IMRK ini secara mandiri atau menggunakan jasa perusahaan penyedia software IMRK.

Alhasil, melalui acara sosialisasi registrasi sistem IMRK kepada para shipper dan consignee yang digelar oleh Pelni bekerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut ini pun diharapkan bisa segera diikuti oleh operator kapal lainnya. Sehingga, program IMRK pada Tol Laut ini bisa menjadi leading dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparasi kegiatan angkutan laut dalam negeri ke depan. (*)

Layanan Pelni, Kirim Muatan Hanya Dengan ‘Klik’

Dengan ragam aplikasi serta infrastuktur IT nan mumpuni, Pelni kini kian gesit melayani para penumpang maupun logistiknya. Sebagai BUMN yang menggawangi transportasi laut Tanah Air, PT Pelni (Persero) diketahui terus berupaya meningkatkan pelayanan, baik angkutan penunpang maupun barang.

Terlebih, melalui Program Tol Laut sejak 2015 lalu yang telah 13 trayek digulirkan pemerintah dan 6 trayek dilaksanakan oleh Pelni guna mengurangi kesenjangan harga yang cukup tinggi antara wilayah Indonesia barat dengan timur.

Adapun salah satu peningkatan pelayanan nan signifikan pada tubuh Pelni sendiri dilakukan perseroan melalui pemanfaatan berbasis informasi teknologi (IT). Pasalnya, boleh dibilang di era serba digital kini, perusahaan yang tidak menerapkan IT akan ditinggal konsumenya.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Makassar Bau Bau

Sejak awal tahun 2018 ini Pelni telah memperkenalkan inovasi di layanan pengiriman kargo/kontainernnya kepada publik untuk mempermudah pengiriman kargo/kontainernya. Caranya pun terbilang mudah, yakni hanya dengan mengunduh aplikasi “Pelni Logistics” di PlayStore untuk pengguna smartphone android, dan secepatnya akan tersedia di AppStore untuk smartphone Apple.

Manager PR dan CSR PT Pelni (Persero) Akhmad Sujadi mengatakan, aplikasi ini merupakan upaya perusahaan untuk mempermudah pelanggan Pelni di jasa pengiriman barang. Dengan aplikasi ini, pemilik barang dapat melakukan pemesanan kontainer lebih cepat dan pasti.

“Aplikasi ini sangat mudah digunakan, cukup memasukan jumlah kontainer yang ingin dipesan, kemudian akan tampil jadwal kapal yang tersedia serta biaya yang dibutuhkan. Di akhir pesanan, aplikasi secara otomatis mengirimkan kode pemesanan (booking) ke email pemesan untuk selanjutnya tinggal melakukan pembayaran melalui ATM,” terang Sujadi.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Makassar Bau Bau

Tak hanya itu. Keunggulan lain yang diberikan aplikasi ini adalah pemilik barang dapat mencari tahu (tracking) posisi barangnya”Jadi, lebih cepat, elisien, dan transparan,” jelas Sujadi.
Hanya saja, meski kontainer dapat disewa setiap pengangkut barang, isi barang menjadi tanggung jawab pengirim.

Namun demikian, dengan adanya aplikasi ini proses pengiriman serta pemesanan barang dapat dipantau sehingga tidak terjadi masalah penyalahgunaan kontainer dalam proses pengiriman barang.

Saat ini aplikasi “Pelni Logistics” melayani 3 kapal dan 12 kota pelabuhan yang dilalui kapal penumpang Pelni. Jumlah tersebut akan terus bertambah, dengan target pada akhir April nanti menjangkau 26 kapal penumpang Pelni dan 96 kota pelabuhan yang dilaluinya.

Digitalisasi Terus Berkembang.

Penggunaan IT sendiri dalam tubuh Pelni sejatinya telah dimulai sejak era 1990-an dan terus dikembangkan hingga kini sesuai dengan perencanaan perseroan. Tak heran, perseroan sendiri kini telah menyempurnakan aplikasi hingga memperbaharui server yang kini berpusat di Sentul. “Jadi, secara keamanan sudah terjamin,” jelas Nelson Idris, Vice President Information & Technology Pelni.

Adapun aplikasi lainnya yang diluncurkan oleh Pelni ditujukan terhadap layanan jasa angkutan kapal perintis yang melayani daerah pelosok. Alhasil, sebuah aplikasi sederhana pun tersaji melekat pada personel Pelni yang melayani tiket kapal.Dengan aplikasi ini, para penumpang nantinya dapat langsung menerima tiket yang secara langsung tercetak.

“Dari 46 rute kapal, saat ini aplikasi tersebut telah tersaji untuk 16 kapal. Di antaranya untuk kapal perintis dari Sunda Kelapa, Teluk Bayur, Tanjung Pinang, dan Saumlaki,” terang Nelson.

Ditambah lagi, pada sebagian besar layanan kapalnya, para penumpang Pelni dapat menggunakan telepon genggamnya sepanjang perjalanan dengan memanfaatkan jaringan internet yang tersedia. Diketahui, perseroan sendiri kini tengah mengembangkan multi-operator agar semua layanan operator seluler Tanah Air dapat digunakan di atas kapal.

Nelson menambahkan, nantinya kapal Pelni bakal menjadi “market place” dengan membawa hasil bumi dari kawasan timur ke barat guna mengimbangi pasokan logistik yang besar dari barat ke timur. “Dengan demikian, kami dapat memaksimalkan fungsi kapal yang dari barat ke timur dan sebaliknya ini, serta turut memperkecil disparitas harga barang selama ini,” jelas Nelson.

Ke depan, tutur Nelson, Pelni juga akan melayani manajemen perbaikan kapal secara digital. Misalnya saja mengalihmediakan dokumen kapal hingga nantinya dapat diklasifikasikan secara digital.

Sekadar diketahui, saat ini Pelni mengoperasikan 6 kapal Tol Laut dengan total kapasitas angkut mencapai 1.505 TEUs. Selain itu, Pelni juga mengoperasikan 26 kapal penumpang, yang beberapa di antaranya memiliki ruang muat kontainer dan reefer kontainer.

Pemerintah juga mempercayai Pelni untuk mengoperasikan 46 kapal pcrintis dan satu unit kapal ternak. Adapun Pelni sendiri juga memiliki anak usaha, yakni Pelni Logistics (PT Sarana Bandar Nasional), yang bergerak dibidang freight forwarding.

PT Pelni Jamin Seluruh Kapal Layak Berlayar

Memasuki arus mudik Lebaran tahun ini, PT Pelni (Persero) menjamin bahwa seluruh armadanya layak berlayar.

“Tanpa ada kenaikan tiket, Pelni tetap menjamin kesiapan armada angkutan Lebaran,” ujar Direktur Utama PT Pelni (Persero), Jussabella Sahea, dalam konferensi persnya di Kantor Pusat Pelni Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat, Rabu.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Umsini

Menurut Jussabella, untuk persiapan armada angkutan Lebaran, seluruh kapal Pelni telah di-docking atau telah melakukan perbaikan dan perawatan.

“Setelah di-docking, kapal kami siap beroperasi melayani angkutan Lebaran tahun ini ke berbagai penjuru Tanah Air,” jelasnya.

Untuk memastikan kesiapan armada angkutan Lebaran, lanjut dia, kapal-kapal Pelni telah dilakukan standardisasi.

“Seluruh kapal Pelni telah memenuhi standar regulasi keselamatan pelayaran, karena dilengkapi dengan sistem dan fasilitas keselamatan sesuai dengan standar IMO (Solas),” paparnya.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Umsini

Lebih lanjut, Jussabella mengatakan, peningkatan pelayanan juga dilakukan dengan koordinasi bersama instansi terkait guna penertiban proses embarksi/debarkasi penumpang.

“Diharapkan dengan persiapan ini, arus lonjakan penumpang dapat teratasi, sehingga para pengguna jasa kapal Pelni tetap merasa nyaman berlayar bersama kapal Pelni,” tukasnya.

26 Kapal Pelni Siap Layani Mudik Lebaran

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni telah menyiapkan 26 armada untuk melayani angkutan lebaran 1439 H, tahun ini. Kapal akan singgah di 91 pelabuhan, melayani 1.100 ruas menempuh jarak 98.329 mile dengan kapasitas 53.763 pax/hari, termasuk dispensasi.

Selain menyiapkan 26 armada dengan trayek Nusantara, Pelni juga menyiapkan 47 armada kapal perintis untuk melayani pemudik ke 305 pelabuhan, 4.620 ruas dari pulau-pulau besar ke pulau terpencil dan terluar.

“Mudik dengan kapal Pelni lebih Indonesia. Selama ini mudik lebih dikenal dari Jakarta ke Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, mudik dengan kapal Pelni melayani hampir ke seluruh pulau di tanah air,” kata Tukul Harsono, Direktur Armada Pelni dalam keterangan persnya.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Sangiang

Direktur Usaha Angkutan Penumpang OM. Sodikin, mengatakan, angkutan lebaran dengan kapal Pelni akan berlangsung selama 30 hari atau satu bulan, dimulai Hari Kamis (31/5) hingga Sabtu (30/6).

Masa angkutan lebaran dengan kapal laut lebih lama dibanding angkutan darat dan udara, terang OM. Sodikin.

Dalam lima tahun terakhir, lanjut OM. Sodikin, trend pemudik menurun. Tahun 2012 tercatat 815.392 orang, tahun 2013 menjadi 708.272 orang.

Tahun 2014 tercatat 763.916 orang, tahun 2015 menjadi 693.793, tahun 2016 tercatat 586.322 orang dan tahun 2017 menjadi 573.944 orang. Penumpang angkutan lebaran hampir setiap tahun cenderung turun, lanjut OM. Sodikin.

Dari 91 pelabuhan tercatat ada 10 pelabuhan dengan embarkasi tertinggi pertama Cabang Makasar 50.989 pelanggan, Surabaya 36. 555 pelanggan, Balikpapan 34.448 pelanggan, Baubau 28.731 pelanggan, Ambon 25. 846 pelanggan, Pulau Batam 24.830 pelanggan, Sorong 24.534, Kumai 21.236 pelanggan, Jayapura 20.357 pelanggan dan Manokwari 18.722 pelanggan.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Sangiang

Pelni membagi tiga cluster pelayanan, wilayah barat terdiri Tanjung Priok, Tanjung Pandan, Pontianak, Batam, Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, Belawan, Pulau Natuna, Semarang, Surabaya, Sampit, dan Kumai.

Wilayah tengah terdiri Makasar, Baubau, Balikpapan, Nunukan, Tarakan, Pare-pare, Bima, Labuan Bajo, Lewoleba dan Kupang. Untuk wilayah timur, Ambon, Banda Neira, Namlea, Ternate, Tual, Sorong, Manokwari, Biak, Serui, Nabire dan Jayapura.

Komposisi penumpang wilayah barat 39 %, wilayah tengah 43 % dan wilayah timur 19 %.
Semenatara Direktur Armada Tukul Harsono menambahkan untuk mengantisipasi permintaan, Pelni melakukan rerouting ke ruas-ruas padat penumpang, diantaranya untuk wilayah barat Batam-Belawan, Kumai-Semarang, Sampit-Semarang, Kumai-Surabaya, Sampit-Surabaya dan Balikpapan-Surabaya.

“Kami tidak menambah armada namun menambah frekuensi pada ruas padat penumpang dengan mererouting kapal, terang Tukul Harsono.

Pada mudik tahun ini Pelni dipercaya Kementerian Perhubungan untuk mengangkut pemudik sepeda motor dari Jakarta ke Semarang,” jelasnya.