Coba Lihat Rumah Bekas Termurah di Jakarta Ada di Sini

Mencari rumah murah di lokasi Jakarta ini dapat disebut gampang-gampang susah. Sempitnya tempat dan membludaknya peminat buat harga rumah semakin terkerek naik tidak teratasi.

Lalu dimanakah di Jakarta ini lokasi yang jual rumah sisa paling murah?

Diambil dari data property global Lamudi, Sabtu (14/10/2017), harga jual rumah sisa paling murah di Jakarta sekarang ini ada di lokasi Rorotan, Jakarta Utara dengan harga rata-rata Rp 7, 6 juta per mtr. persegi.

Baca juga: Harga Kulkas – Harga Susu Ibu Hamil Menyusui

Lalu disusul Kalisari, Jakarta Timur dengan rata-rata harga Rp 8, 5 juta per mtr. persegi serta diurutan ke-3 Ciracas, Jakarta Timur dengan rata-rata harga Rp 8, 8 juta per mtr. persegi.

Harga rumah ini termasuk cukuplah murah bila dibanding daerah yang lain, seperti Kemang, Jakarta Selatan yang bahkan juga telah menjangkau Rp 42 juta per mtr. perseginya.

Berdasar pada survey Lamudi juga mengatakan sebagian besar pencari property di Jakarta sekarang ini juga lebih tertarik untuk beli rumah bila dibanding dengan type property yang lain.

Sesaat menurut Managing Director Lamudi Indonesia Mart Polman, di lokasi Jakarta ini daerah yang paling popular di cari oleh pencari rumah berada di lokasi Bintaro, Jakarta Selatan lalu Tebet, Jakarta Selatan serta Cibubur, Jakarta Timur.

“Mayoritas pencari property properti di Lamudi masih tetap didominasi oleh pria dengan presentase sebesar 51, 8 %, ” tutur Mart.

Mart juga menyebutkan sebagian besar pencari property di Lamudi oleh umur produktif yaitu 25 sampai 34 th. yang menjangkau 41, 97 %, lalu disusul oleh grup usia 18 sampai 24 th. menjangkau 21, 90 %.

Baca juga: Denah Rumah Type 90 – Denah Rumah Type 54

Untuk usia 35 hingga 44 th. menjangkau 18, 34 %, usia 45 sampai 54 th. 9, 59 %, usia 55 sampai 64 th. menjangkau 6, 40 % serta grup usia diatas 65 th. menjangkau 1, 79 %.

Kabarnya Harga Besi Beton hingga Batu Bata Naik, Ini Daftarnya!

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum nonmigas atau indeks harga grosir atau agen alami kenaikan sebesar 0, 05% pada Agustus 2017 kemarin. Kenaikan IHPB teratas berlangsung pada grup barang nonmigas sebesar 0, 25%.

Disamping itu, IHPB bahan bangunan serta konstruksi pada Agustus 2017 juga alami kenaikan sebesar 0, 26% pada bln. terlebih dulu. Hal semacam ini juga karena sebab kenaikan harga bahan bangunan seperti besi beton sebesar 2, 88%, kawat serta semacamnya sebesar

Baca juga: Harga Triplek – Harga Kaca

” Lalu IHPB Bahan Baku serta Barang Modal pada Juli 2017 semasing alami penurunan sebesar 0, 11% serta 0, 23% pada bln. terlebih dulu disamping itu barang mengkonsumsi alami kenaikan 0, 4%, ” papar Kepala BPS Suharyanto di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (4/9/2017).

Berdasar pada data BPS, IHPB umum import nonmigas alami kenaikan sebesar 0, 05% dengan month to month pada Agustus 2017. Mengenai IHPB umum import nonmigas terdaftar menjangkau 158, 32.

” Kenaikan teratas berlangsung pada grup barang export nonmigas, yaitu sebesar 0, 25%, ” katanya.

Cuma saja, pada bidang pertanian, berlangsung penurunan sebesar 0, 22% dari bln. terlebih dulu. Disamping itu, pada bidang pertambangan serta penggalian, terdaftar berlangsung penurunan sebesar 0, 81%.

Diluar itu, untuk IHPB pada bahan industri alami kenaikan sebesar 0, 13%. Kenaikan juga berlangsung pada grup barang import nonmigas yang naik sampai 0, 15%.

Baca juga: Harga Wallpaper Dinding Tembok – Harga Cat Genteng

” Dengan hal tersebut, perubahan IHPB nonmigas selama th. kalender 2017 yaitu sebesar negatif 0, 24% serta perubahan IHPB year on year sebesar 0, 87%, ” katanya.

Mau Tau Untung-Rugi Menyewakan Rumah

Menyewakan tempat tinggal yaitu investasi property yang banyak dikerjakan orang, karna dipandang gampang. Diluar itu, tingkat keinginan serta keuntungan yang cukup tinggi jadi daya tarik untuk investor property pemula.

Tetapi, janganlah silau dengan keuntungannya. Pasalnya, menyewakan tempat tinggal juga mempunyai kekurangan yang butuh di perhatikan investor supaya tidak tidak untung.

Baca juga: Harga Tiket Masuk BNS – Harga Tiket Masuk Selecta

Keunggulan
Tempat tinggal sewa mempunyai tingkat keinginan (permintaan) yang tinggi, terlebih di bebrapa lokasi yang tengah berkembang (growth center), yaitu lokasi yang berdekatan dengan akses tol, trade center, shopping mall, persimpangan berjalan-jalan paling utama, terminal, dan sebagainya.

Anda dapat pula pilih tempat tinggal di dekat perumahan-perumahan besar. Umumnya di sekitaran tempat itu juga akan terwujud permintaan pusat perbelanjaan, pendidikan, serta service kesehatan—yang juga akan jadi penyebab keinginan bebrapa tempat tinggal sewa.

Di bagian beda, capital gain bisa didapat dalam periode panjang (lebih dari lima th.). Umumnya, capital gain tempat tinggal sewa dengan rata-rata lebih tinggi dari tanah kosong. Pasalnya, tempat tinggal sewa mempunyai faedah segera, tidak seperti tempat kosong yang cuma mempunyai faedah tidak segera. (Baca : Langkah Mengkalkulasi Capital Gain)

Jika sesudah lima th. investor mengambil keputusan tidak untuk menjualnya, baiknya tempat tinggal itu disewakan. Umumnya harga sewa per th. (return) sekitar 5% dari harga tempat tinggal. Umpamanya harga tempat tinggal Rp600 juta disewakan Rp30 juta per th.. (Baca : Langkah Mengkalkulasi Return on Investment?)

Baca juga: Harga Pipa – Harga Ready Mix Beton Cor

Satu tahun lalu, apabila kondisi ekonomi stabil, harga sewa dapat dinaikkan sekitaran 10% – 15%, bergantung pada keadaan lingkungan tempat tinggal itu. Bila di lokasi itu sedikit tempat tinggal yang kosong, jadi kenaikan nilai sewa dapat menjangkau 15% atau sekitaran Rp45 juta per th..

Kekurangan
Satu diantara kekurangan investasi tempat tinggal sewa yaitu periode waktu penyewaan yang termasuk pendek, yaitu cuma satu hingga dua th., bergantung keadaan serta tempat tempat tinggal dan siapa penyewanya. Bila penyewanya yaitu ekspatriat, umumnya tempat tinggal juga akan disewa dalam periode waktu lebih panjang, pada dua sampai lima th..

Yang memiliki tempat tinggal harus juga betul-betul pilih penyewa yang baik. Sering berlangsung tempat tinggal yang disewakan cepat rusak saat disewakan pada penyewa yang kurang bertanggungjawab. Biasanya beberapa penyewa terasa tempat tinggal itu bukanlah kepunyaannya, hingga mereka kurang melindungi keadaan serta kwalitas bangunan tempat tinggal.

Simak Yuk Hunian di Bawah Rp 700 Juta Paling Laris di Pasaran

Kekuatan pemerintah untuk mendorong ekonomi nasional ke arah yang lebih positif dapat melindungi optimisme pasar property. Menurut laporan Properti Market Outlook yang di keluarkan tempat tinggal. com, harga serta supply property terlebih pada bidang residensial diprediksikan bertambah pada 2018.

” Jumlah keinginan paling besar akan tiba dari tempat tinggal type menengah dengan harga dibawah Rp 700 juta, ” kata Head of Marketing Tempat tinggal. com Ike Hamdan di Jakarta seperti ditulis Jumat (20/10/2017).

Baca juga: Harga Tiket Upside Down World – Harga Tiket Masuk Upside Down World Indonesia

Menurut dia, customer juga akan mencari perumahan type klaster, terlebih di lokasi satelit kota besar dengan akses menuju pintu tol serta fasilitas transportasi massal. Bersamaan tumbuhnya suku bunga untuk Credit Kepemilikan Apartemen jadi juga akan berlangsung perkembangan yang moderat pada tempat tinggal type apartemen.

Tempat tinggal. com Properti Price Index diprediksikan juga akan alami perkembangan pada kisaran 3 persen-5 % (year-on-year) pada akhir 2018 sesaat Tempat tinggal. com Properti Suplai Index diprediksikan juga akan alami perkembangan pada kisaran 15 persen-20 % (year-on-year) pada akhir 2018.

Selanjutnya Ike menerangkan, , pada umumnya pasar property Indonesia pada 2018 semakin lebih menarik serta prospektif di banding 2017. Setahun sebelumnya th. politik 2019, pasar property juga akan sedikit bergairah serta ini adalah peluang pas untuk beli property ataupun fasilitas investasi.

Baca juga: Biaya Pembuatan Kolam Renang – Harga Besi Plat

Pasar property nasional di 2018 diprediksikan lebih positif, meneruskan trend yang terjadi pada semester pertama 2017.

Walau sekian di bagian supply, Tempat tinggal. com memproyeksi juga akan ada perlambatan pasar property pada pertengahan 2018 jadi efek Hari Raya Idul Fitri dan Pilkada serentak 2018 yang mungkin saja berlangsung. Sentimen mendekati pemilu Legislatif serta Penentuan Presiden 2019 juga ikut jadi aspek yang memengaruhi.

Lagi Lagi Harga Apartemen Jakarta Barat Naik 0,51%

Properti Index di selama kuartal pertama th. ini mencatat ada sedikit kenaikan dari harga median apartemen di Jakarta Barat.

Dibanding kuartal IV-2016, harga satu unit tempat tinggal vertikalnya saat ini ada di tempat Rp23, 86 Juta per mtr. perseginya atau naik 0, 51% dari mulanya Rp23, 74 Juta per mtr. perseginya. Bila diliat selama th. lantas, nilai jual apartemen disini memanglah termasuk relatif stabil walau tumbuh dengan melambat.

Q1 2017 : Harga Apartemen Jakarta Selatan Tumbuh 1, 7%

Baca juga: Harga Semen – Harga Cat Tembok

Argumen stabilitas harga bisa jadi dikarenakan menyusul perubahan beberapa CBD di Ibukota, yang menyebabkan prospek property Jakarta Barat turut makin cerah dengan hadirnya sebagian project properti yang diusung sebagian pengembang.

Mengacu data yang dilaunching Colliers International Research Indonesia pada awal th. ini, ruang Jakarta Barat terpantau selalu menaikkan supply apartemen baru. Gagasannya, juga akan ada sekitaran 12 apartemen baru yang akan rampung di lokasi ini.

Sebut saja salah satunya St Moritz, Puri Mansion Apartment, Puri Orchad, Maqna Residence, Veranda, Vittoria Residence, Wang Residence, Taman Anggrek Residence, Pancoran China Town, Paradise Mansion, serta 19 Avenue Apartment.

Terdapat beberapa argumen kenapa apartemen dengan gampang diserap oleh pasar Jakarta Barat. Terkecuali market share yang sudah terjadi, lokasi ini tengah diproyeksikan Pemerintah untuk jadi SPBB (Sentra Pembangunan Usaha Barat).

Sesudah koridor Jalan S. Parman yang dijejali gedung bertingkat, pusat usaha Puri Kembangan juga mulai ramai ditempati korporat besar.

Baca juga: Harga Kawat Las Listrik, Stainless, Argon – Harga Tangki Air

Akses menuju pusat kota serta bandara juga dekat hingga menyangga kesibukan beberapa pelaku bisnis. Bila menginginkan jadikan arena berinvestasi, rasa-rasanya beberapa investor tidak butuh cemas kesusahan mencari penyewa.

Kelebihan Joglo

Terkecuali ruang premium yang dekat CBD, tempat beda seperti Joglo juga tidak kalah menarik mulai sejak beroperasinya tol JORR 2 (Jalur Tol Lingkar Luar Jakarta Lokasi 2) pada dua th. yang lalu. Jalur selama 7, 87 km. ini memotong jarak dari Joglo menuju tol Jagorawi ataupun bandara Soekarno Hatta.

Tidak heran, sesudahnya harga tanah serta tempat tinggal yang berada di sekitaran tempat terdongkrak naik. Diluar itu pembangunan project LRT (Light Rail Transit) yang gagasannya rampung th. 2018 akan melewati lokasi Joglo dengan rute transit Joglo – Tanah Abang selama 11 km..

Sederet infrastruktur yang melingkari ruang Jakarta Barat ini jadi daya tarik paling besar yang menyebabkan ketertarikan pengembang untuk berkompetisi dalam melahirkan sebagian project tempat tinggal. Terlebih bila berkaca pada masih tetap tingginya ketertarikan customer kelas menengah atas untuk berada tinggal disini.

“Inovasi yang di luncurkan Tempat tinggal. com demikian bermacam serta begitu mempermudah customer dalam mencari property. Baik itu property kelas menengah bawah sampai kelas menengah atas meskipun. Satu diantara misalnya yaitu sarana virtual tur 3 Dimensi, ” tutur Wasudewan, Country Manager Tempat tinggal. com.

“Dengan kelebihan tehnologi sekarang ini, calon customer property dari semua Indonesia bisa temukan tempat tinggal di lokasi Jakarta serta sekelilingnya lewat kanal www. tempat tinggal. com/perumahan-baru

Kabarnya Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Merah Dijual Rp49.666/Kg

Harga komoditas pangan hari ini bergerak beragam. Komoditas yang alami kenaikan tertinggi yaitu beras IR. 42/Pera yang naik sebesar Rp1. 455 jadi Rp13. 755 per kg. Disusul oleh cabai rawit hijau dengan kenaikan sebesar Rp946 jadi Rp35. 380 per kg.

Sebagian komoditas alami penurunan, salah satunya cabai rawit merah yang harga nya turun Rp985 jadi Rp49. 666 per kg.

Sekian berdasar pada System Pemantauan Pasar Keperluan Pokok (SP2KP) yang diambil dari situs Informasi Pangan Jakarta, Minggu (2/7/2017).

Baca juga: Harga Springbed Bigland – Harga Mesin Genset

Berikut daftar harga kebutuhan bahan pokok lainnya di Jakarta:

– Beras IR.I (IR 64) harga turun Rp392 menjadi Rp11.382 per kg
– Beras IR.II (Ramos) harga turun Rp175 menjadi Rp10.687 per kg
– Beras IR. III (IR 64) harga turun Rp92 menjadi Rp9.883 per kg
– Beras Muncul I harga turun Rp363 Rp11.142 per kg
– Beras IR.42/Pera harga naik Rp1.455 menjadi Rp13.755 per kg
– Beras Setra I/Premium harga naik Rp321 menjadi Rp12.333 per kg
– Minyak Goreng (Kuning/ Curah) harga turun Rp99 menjadi Rp12.857 per kg
– Cabai Merah Keriting harga naik Rp149 menjadi Rp34.714 per kg
– Cabai Merah Besar (TW) harga turun Rp594 menjadi Rp36.666 per kg
– Cabai Rawit Merah harga turun Rp985 menjadi Rp49.666 per kg
– Cabai Rawit Hijau harga naik Rp946 menjadi Rp35.380 per kg
– Bawang Merah harga turun Rp171 menjadi Rp39.523 per kg
– Bawang Putih harga turun Rp718 menjadi Rp51.238 per kg
– Ayam Broiler/Ras harga naik Rp338 menjadi Rp33.611 per kg
– Telur Ayam/Ras harga harga naik Rp76 menjadi Rp21.250 per kg.

Baca juga: Harga Lantai Kayu – Harga Kayu Gaharu

Simak Yuk Ini Salah Satu Sebab Harga Rumah Terus Melambung

Mahalnya harga material buat harga rumah makin tidak terjangkau oleh rakyat. Mahalnya harga material ini menyuburkan beberapa praktek pembangunan perumahan yang penuh dengan siasat pemasaran tidak bertanggungjawab serta merugikan karna kadang-kadang buat kwalitas rumah jadi rendah.

Pakar kehutanan serta pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Ricky Avenzora menyebutkan, mahalnya harga material ini menyebabkan dampak persaingan perebutan usaha yg tidak sehat. ” Pada akhirnya, kapitalisasi usaha perumahan cuma dikuasai oleh beberapa yang memiliki modal besar yang lalu disuatu fase jadi begitu greedy untuk kuasai tempat, pasar serta mendikte harga perumahan, ” kata Ricky dalam info tertulis, Kamis (7/9/2017).

Baca juga: Harga Hp Android Layar 5.5 Inci – Harga Aki Mobil

Ia meneruskan, sampai kini bahan pembangunan atau material rumah telah menjauh berbahan kayu. Walau sebenarnya kayu mempunyai peranan yang besar. Dalam kurun lima dekade, unsur wood-based industry di Indonesia malah diabaikan.

” Atas basic gosip lingkungan, kita semuanya sudah gegabah dalam membuat bidang kehutanan kita sebagai sumber material perlu, murah serta berbentuk renewable untuk membuat rumah untuk rakyat, ” tegas Ricky.

Dalam konteks menghidupkan wood-based-home-development, tidaklah perlu ada kesangsian kalau Indonesia mempunyai potensi kayu yang lebih dari cukup untuk digunakan membuat perumahan rakyat tiap-tiap th..

Ia mengingatkan, bila dulu keperluan kayu pertukangan senantiasa diorientasikan untuk dipasok lewat skema hard-wood yang biasanya jadi ciri paling utama dari product rimba alam, jadi sekarang ini beragam tehnologi design konstruksi, tehnologi wood-compound, dan pengawetan kayu sudah maju begitu cepat untuk menjangkau efisiensi pemakaiaan kayu dengan luas serta murah.

” Jadi, tak ada argumen sekali lagi menafikan faedah besar kayu dalam menyangga perumahan, ” terang dia.

Untuk memberdayakan bidang kehutanan untuk pembangunan perumahan rakyat, empat hal perlu menekan dikerjakan serta diaplikasikan dengan berkelanjutan yakni kebijakan kehutanan, kebijakan tata ruangan, kebijakan ekonomi kerakyatan, dan mendesain program transisi yang masif dan terarah.

Empat hal tersebut, ditegaskan Ricky, tidak cuma perlu dikerjakan untuk memberi kepastian hukum untuk dunia usaha dalam mendesain gagasan kerja mereka dengan berkepanjangan serta tentu, terlebih terkait sokongan industri serta tehnologi kayu, tetapi sangat dibutuhkan untuk mengangtisipasi cepatnya perkembangan populasi serta beragam kebutuhannya.

Tag: harga bangunan, harga bangunan terbaru

Nah Harga Apartemen di Bandung Turun

Harga apartemen di Bandung alami koreksi pada kuartal ke-2 2017, meneruskan trend negatif yang diawali mulai sejak kuartal terlebih dulu.

Median harga apartemen di Bandung pada kuartal ke-2 (Q2) 2017 yaitu Rp14. 520. 000/m2. Median harga ini alami kontraksi 0, 4% dengan quarter-to-quarter (q-t-q). Penurunan median harga apartemen di lokasi Bandung ini telah berlangsung mulai sejak kuartal terlebih dulu. Pada Q1 2017, median harga apartemen di Bandung alami penurunan sebesar 5, 75% (q-t-q).

Kontraksi median harga apartemen ini terlebih berlangsung pada median harga diatas Rp1 miliar. Sesaat untuk harga apartemen dibawah Rp1 miliar pada Q2 2017 masih tetap alami penambahan sebesar 1, 01% dibanding kuartal terlebih dulu.

Baca juga: Harga Magic Com – Harga Ban Mobil

Akan tetapi, median harga apartemen di Bandung masih tetap terdaftar alami kenaikan dibanding th. terlebih dulu yaitu sebesar 10%. Turunnya median harga memberikan indikasi kembalinya harga pasar pada keadaan normal, sebelumnya setelah alami overprice.

” Turunnya median harga apartemen di Bandung pada Q2 2017 dapat jadi tanda-tanda kalau harga apartemen di Bandung pada Q4 2016 alami overpriced. Ini tampak pada lonjakan yang penting, dimana pada Q4 2016 alami kenaikan 11, 6% dengan quarter-to-quarter, ” tutur Country Manager Rumah. com, Wasudewan.

Tanda-tanda selanjutnya, menurut Wasudewan, walau pada kuartal-kuartal selanjutnya alami penurunan, median harga apartemen di Bandung masih tetap ada diatas median harga selama Q1 2015 sampai Q3 2016. Terlebih dengan periode panjang, trend pasar property di kelompok ini masih tetap positif.

Baca juga: Denah Rumah Type 36 – Harga Velg Mobil

Sesuai dengan turunnya median harga, supply apartemen di Bandung juga terdaftar alami penurunan sebesar 6, 5% pada Q2 2017 dibanding kuartal terlebih dulu (q-t-q). Year-on-year, supply alami penurunan sebesar 20% pada Q2 2017 dibanding Q2 2016.

Pengembang apartemen nampaknya tengah menahan diri serta pilih untuk berkonsentrasi pada penjualan supply yang masih tetap ada.

Disaat Harga Pangan Melonjak, Jangan Salahkan Pedagang Pasar Tradisional

Instansi Center of Indonesian Policy Studies (CIPS) menyebutkan, wacana dari beberapa pihak untuk buat undang-undang mengenai harga pangan dinilai punya potensi merugikan pedagangan kecil. Walau sebenarnya pedagang kecil adalah rantai distribusi perlu di pasar tradisionil.

Peneliti CIPS bagian perdagangan Hizkia Respatiadi menyebutkan ada UU mengenai harga pangan tidak efisien untuk menangani problem tingginya harga di market.

“Para pedagang kecil di pasar-pasar tradisionil tidak dapat serta-merta disalahkan jadi penyebabnya tingginya harga, ” tuturnya di Jakarta, Kamis (29/6/2017).

Baca juga: Harga Mesin Cuci – Harga Pasir

Menurut Hizkia, apabila diliat dari system distribusi saat ini, pihak yang ambil sisi laba paling besar malah ada saat bahan pangan dalam system distribusi itu belum juga masuk ke pasar eceran. Dia memiliki pendapat kalau jika ketentuan ini dipaksakan, beberapa pedagang kecil juga akan tidak untung serta bisa saja banyak yang juga akan gulung tikar.

” Bila UU ini disahkan, kesejahteraan mereka juga akan jadi taruhannya, dimana mereka juga akan susah untuk peroleh laba yang layak dari hasil berdagangnya, ” tuturnya.

Hizkia merekomendasikan kalau hal paling baik yang semestinya dikerjakan pemerintah yaitu mengizinkan perusahaan swasta yang penuhi prasyarat untuk turut dan dalam sistem importasi. Dengan hal tersebut, lanjutnya, beberapa pedagang kecil bisa peroleh barang dagangannya dengan harga yang lebih murah serta tidaklah perlu sekali lagi menjualnya dengan harga yang terlalu tinggi.

” Selanjutnya customer juga bisa mendapatkannya dengan harga yang lebih terjangkau, ” tutur Hizkia.

Baca juga: Harga Triplek & Multiplek – Harga Paku

Terlebih dulu, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo menyarankan pada pemerintah untuk membuat undang-undang harga pangan supaya langkah pengendalian harga bisa ditata dengan struktural serta mempunyai landasan hukum yang kuat.

Menurut Agus di Jakarta, regulasi yang kuat seperti dibuatnya undang-undang, adalah penyesuaian dari negara-negara beda yang mempunyai kemampuan pengendalian harga pangan yang tambah baik. Agus mencontohkan di Malaysia, regulasi pengendalian harga telah ada mulai sejak 1946 saat Negeri Jiran itu memberlakukan tindakan pengendalian harga (price control act) yang lalu dilanjutkan pada 1961 dengan tindakan pengendalian supply (suplai control act).

Diluar itu, pemerintah juga diinginkan bisa selekasnya membuat badan pangan nasional yang mempunyai tujuan diantaranya untuk menyetabilkan harga pangan strategis hingga dapat juga menangani beragam efek yang lain seperti kartel pangan.

Kabarnya Tren Harga Rumah di Q2 2017 Menurun

ndeks Harga Property Residensial (IHPR) pada kuartal ke-2 (Q2) 2017 ada pada level 199, 26 atau tumbuh sebesar 1, 18% (q-o-q), melambat dibanding 1, 23% (q-o-q) pada triwulan terlebih dulu. Sekian seperti ditulis dari Survey Harga Property Residensial Bank Indonesia.

Sesaat dengan tahunan perkembangan harga property terdaftar sebesar 3, 17% (y-o-y), lebih tinggi di banding triwulan terlebih dulu sebesar 2, 62% (y-o-y). Kenaikan harga bahan bangunan (32, 91%) serta cost perizinan yang mahal (20, 09%) jadi aspek terpenting penyebabnya kenaikan harga property residensial dalam periode laporan.

Dengan kuartalan, kenaikan harga rumah berlangsung pada semuanya type terlebih rumah type kecil (2, 61%, q-o-q). Sesaat rumah type menengah serta besar alami kenaikan yang melambat, semasing dari 1, 28% (q-o-q) jadi 0, 55% (q-o-q) serta dari 0, 58% (q-o-q) jadi 0, 38% (q-o-q).

Baca juga: Harga Aki Motor – Harga Mobil Bekas Toyota – Harga Mobil Bekas Avanza

Berdasar pada lokasi, Jabodetabek serta Banten terdaftar alami penambahan harga teratas (2, 04%, q-o-q) terlebih pada rumah type kecil (4, 78%, q-o-q).

Dengan tahunan, harga property residensial alami kenaikan sebesar 3, 17% (yo–y), lebih tinggi dibanding 2, 62% (y-o-y) pada kuartal terlebih dulu. Berdasar pada type rumah, kenaikan harga berlangsung pada semuanya type terlebih rumah type kecil 5, 67% (yoy).

Sesaat berdasar pada lokasi, kenaikan harga rumah teratas berlangsung di Surabaya (7, 75%, y-o-y) searah dengan tingginya keinginan pada rumah di lokasi itu.

IHPR Q2 2017 juga tunjukkan perkembangan yang melambat dari triwulan terlebih dulu. Gerakan ini searah dengan indeks harga sub-kelompok cost rumah IHK-BPS Q2 2017 yang tumbuh 0, 27% (q-o-q), lebih rendah di banding 0, 93% (q-o-q) pada periode terlebih dulu.

Bukan sekedar itu, laporan juga mencatat perkembangan penjualan property residensial pada Q2 2017 terpantau tumbuh melambat di banding triwulan terlebih dulu, dari 4, 16% (q-o-q) jadi 3, 61% (q-o-q).

Perlambatan penjualan property residensial searah dengan masih tetap minimnya.kurang tersedianya keinginan pada rumah tapak.

Tag: harga promo