Inilah 5 Tips Ampuh agar Smartphone Kamu Enggak Bergantung pada Powerbank

Pekerjaan yang dilaksanakan smartphone Android sekarang ini tidak dimungkiri makin berat. Tak kan diperlukan untuk komunikasi, smartphone udah jadi alat kerja mungil untuk penggunannya.

Dengan keadaan itu, pemakaian monitor yang semakin besar serta processor menguasai udah jadi keharusan. Sayangnya, keadaan itu tidak dapat dukungan dengan pengembangan di bagian baterei, hingga sedikit pergantian yang di tawarkan dari segi sumber daya.

Biarpun demikian, bukan bermakna tidak ada trik untuk mengirit pemakaian baterei yang makin boros. Karenanya, di bawah ini lima teknik ampuh biar smartphone Android mu tidak bergantung pada powerbank seperti diambil dari Make Use Of, Senin (14/1/2019) .

Baca Juga : pembuatan kusen aluminium di Surabaya

1. Batasi Pemakaian Area di Penerapan

Satu diantaranya teknik yang acapkali direferensikan untuk mengirit baterei merupakan mematikan guna GPS semuanya. Biarpun demikian, cara itu sesungguhnya tidak menyebabkan banyak.

Ada trik beda yang ampuh yaitu mengatur pemakaian area di penerapan. Tujuannya, kamu batasi pembacaan urutan yang dilaksanakan oleh suatu penerapan di smartphone Android.

Untuk mengerjakannya, kamu tinggal buka menu ‘Settings’ serta pilih ‘Location’. Sesudah itu, pilih ‘device only’ atau ‘phone only’ pada bagian sistim area. Alangkah lebih baik kamu ikut menonaktifkan pemindai Wi-Fi serta bluetooth.

Lihat Juga : pembuatan kusen aluminium di  Sidoarjo

2. Nyalakan Dark Theme di Penerapan

Kalau smartphone-mu menggunakan monitor OLED, gunakan latar bertopik hitam (dark theme) bisa menaikkan ketahanan baterei. Ada cara-cara yang bisa kamu kerjakan biar smartphone tampil lebih hitam.

Pertama, kamu bisa gunakan wallpaper hitam. Diluar itu, aktifkan juga feature dark theme yang sekarang udah berada pada beberapa penerapan.

Bahkan juga, bila sangat mungkin kamu bisa mengaplikasikan dark theme keseluruhannya di smartphone yang udah beri dukungan.

3. Matikan Wi-Fi Automatic

Mulai sejak inovasi Oreo, Android kehadiran feature yang sangat mungkin pemindaian Wi-Fi berjalan automatic, biarpun Wi-Fi dalam kondisi mati. Oleh karena itu, kamu mesti mematikan feature ini.

Untuk mengerjakannya, kamu tinggal membuka ‘Settings’, terus ‘Network & Internet’, serta pilih ‘Wi-Fi’. Pada bagian bawah ‘Wi-Fi preferences’, kamu tinggal mematikan pilihan ‘Turn on Wi-Fi automatically’.

4. Lihat Penerapan dengan Pekerjaan Terlalu berlebih

Baterei smartphone-mu bisa dengan ringan habis bila ada penerapan yang tidak berjalan seperti mestinya. Rata-rata, hal tersebut berlangsung sebab ada bug atau feature penerapan yang sangat agresif berjalan di latar belakang.

Oleh maka itu, kamu butuh memonitor penerapan manakah yang kebanyakan mengisap baterei dengan buka ‘Settings’, pilih ‘Battery’, ‘Menu’, serta ‘Battery Usage’.

Artikel Terkait : pembuatan kusen aluminium di  Mojokerto

Bila ada penerapan dengan mengkonsumsi baterei yang menyangsikan serta tidak diperlukan, alangkah lebih baik hapus penerapan itu.

5. Pakai Penerapan Vs Lite

Sistim beda yang bisa kamu kerjakan merupakan gunakan penerapan vs Lite. Seperti didapati, sekarang ini bermacam penerapan kenamaan punyai vs yang lebih enteng.

Dengan memakai penerapan ini, kamu bisa mengirit pemanfaatan baterei sebab memang penerapan itu udah dibuat lebih ramah mengkonsumsi daya serta data dari pada vs standard.

Simak 5 Tips Ampuh agar Smartphone Kamu Enggak Bergantung pada Powerbank

Pekerjaan yg dilaksanakan smartphone Android sekarang gak dimungkiri makin berat. Tak lagi dimanfaatkan buat komunikasi, smartphone udah berubah menjadi alat kerja mungil untuk penggunannya.

Dengan situasi itu, pemanfaatan monitor yg tambah besar serta processor menguasai udah berubah menjadi keharusan. Sayangnya, situasi itu tak dapat dukungan dengan perubahan di sektor battery, hingga sedikit pergantian yg di tawarkan dari segi sumber daya.

Meski demikian, bukan bermakna tak ada trik buat mengirit pemanfaatan battery yg makin boros. Karenanya, dibawah ini lima teknik ampuh biar smartphone Android mu tak terkait pada powerbank seperti dilansir dari Make Use Of, Senin (14/1/2019) .

Baca Juga : pembuatan kusen aluminium di Surabaya

1. Batasi Pemanfaatan Area di Penerapan

Satu diantaranya teknik yg kerapkali disarankan buat mengirit battery merupakan mematikan kegunaan GPS semuanya. Meski demikian, cara tadi sesungguhnya tak menyebabkan banyak.

Ada trik beda yg ampuh ialah mengendalikan pemanfaatan area di penerapan. Tujuannya, kamu batasi pembacaan urutan yg dilaksanakan oleh suatu penerapan di smartphone Android.

Buat melaksanakannya, kamu tinggal buka menu ‘Settings’ serta pilih ‘Location’. Kemudian, pilih ‘device only’ atau ‘phone only’ pada bagian sistem area. Lebih baik kamu ikut menonaktifkan pemindai Wi-Fi serta bluetooth.

2. Nyalakan Dark Theme di Penerapan

Seandainya smartphone-mu memanfaatkan monitor OLED, memanfaatkan latar bertajuk hitam (dark theme) bisa menambah ketahanan battery. Ada cara-cara yang bisa kamu melakukan biar smartphone tampil lebih hitam.

Pertama, kamu bisa memanfaatkan wallpaper hitam. Tidak hanya itu, aktifkan juga spesifikasi dark theme yg saat ini udah berada pada beberapa penerapan.

Bahkan juga, apabila sangat mungkin kamu bisa menempatkan dark theme keseluruhannya di smartphone yg udah beri dukungan.

Artikel Terkait : pembuatan kusen aluminium di Sidoarjo

3. Matikan Wi-Fi Automatic

Sejak mulai inovasi Oreo, Android kehadiran spesifikasi yg sangat mungkin pemindaian Wi-Fi berjalan automatic, walaupun Wi-Fi dalam situasi mati. Oleh karena itu, kamu mesti mematikan spesifikasi ini.

Buat melaksanakannya, kamu tinggal membuka ‘Settings’, terus ‘Network & Internet’, serta pilih ‘Wi-Fi’. Pada bagian bawah ‘Wi-Fi preferences’, kamu tinggal mematikan pilihan ‘Turn on Wi-Fi automatically’.

4. Monitor Penerapan dengan Kesibukan Terlalu berlebih

Battery smartphone-mu bisa dengan ringan habis apabila ada penerapan yg tak berjalan seperti selayaknya. Kebanyakan, hal semacam itu berlangsung lantaran ada bug atau spesifikasi penerapan yg terlampau agresif berjalan di latar belakang.

Oleh maka itu, kamu butuh memonitor penerapan manakah yg kebanyakan mengisap battery dengan buka ‘Settings’, pilih ‘Battery’, ‘Menu’, serta ‘Battery Usage’.

Lihat Juga : pembuatan kusen aluminium di Mojokerto

Apabila ada penerapan dengan mengonsumsi battery yg menyangsikan serta tak dimanfaatkan, lebih baik hapus penerapan itu.

5. Pakai Penerapan Versus Lite

Sistem beda yang bisa kamu melakukan merupakan memanfaatkan penerapan versus Lite. Seperti didapati, sekarang beraneka penerapan kenamaan punyai versus yg lebih gampang.

Dengan memakai penerapan ini, kamu bisa mengirit pemanfaatan battery lantaran memang penerapan itu udah dirancang lebih ramah mengonsumsi daya serta data dibanding dengan versus standard.

Berikut 5 Tips Ampuh agar Smartphone Kamu Enggak Bergantung pada Powerbank

Pekerjaan yang dikerjakan smartphone Android sekarang ini tidak dimungkiri semakin berat. Tak akan dipakai untuk komunikasi, smartphone telah jadi alat kerja mungil buat penggunannya.

Dengan keadaan itu, pemakaian monitor yang semakin besar serta processor oke telah jadi keharusan. Sayangnya, keadaan itu tidak di dukung dengan pengembangan di bagian baterei, hingga sedikit pergantian yang di tawarkan dari bagian sumber daya.

Baca Juga : jasa pembuatan kusen aluminium di Surabaya

Walau demikian, bukan bermakna tidak ada langkah untuk mengirit pemakaian baterei yang semakin boros. Karena itu, di bawah ini lima panduan ampuh supaya smartphone Android mu tidak bergantung pada powerbank seperti diambil dari Make Use Of, Senin (14/1/2019).

1. Batasi Pemakaian Tempat di Aplikasi

Salah satunya panduan yang sering direferensikan untuk mengirit baterei ialah mematikan manfaat GPS seutuhnya. Walau demikian, cara itu sebetulnya tidak menyebabkan banyak.

Artikel Terkait : jasa pembuatan kusen aluminium di  Sidoarjo

Ada langkah lainnya yang ampuh yaitu mengatur pemakaian tempat di aplikasi. Tujuannya, kamu batasi pembacaan tempat yang dikerjakan oleh satu aplikasi di smartphone Android.

Untuk mengerjakannya, kamu tinggal buka menu ‘Settings’ serta pilih ‘Location’. Sesudah itu, pilih ‘device only’ atau ‘phone only’ dibagian cara tempat. Sebaiknya kamu pun menonaktifkan pemindai Wi-Fi serta bluetooth.

2. Nyalakan Dark Theme di Aplikasi

Jika smartphone-mu menggunakan monitor OLED, memakai latar bertopik hitam (dark theme) bisa tingkatkan ketahanan baterei. Ada cara-cara yang bisa kamu kerjakan supaya smartphone tampil lebih hitam.

Pertama, kamu bisa memakai wallpaper hitam. Diluar itu, aktifkan juga feature dark theme yang sekarang telah berada di beberapa aplikasi.

Bahkan juga, bila sangat mungkin kamu bisa mengaplikasikan dark theme keseluruhannya di smartphone yang telah memberi dukungan.

3. Matikan Wi-Fi Automatis

Semenjak pembaharuan Oreo, Android kehadiran feature yang sangat mungkin pemindaian Wi-Fi berjalan automatis, walau Wi-Fi dalam kondisi mati. Karena itu, kamu mesti mematikan feature ini.

Untuk mengerjakannya, kamu tinggal membuka ‘Settings’, lantas ‘Network & Internet’, serta pilih ‘Wi-Fi’. Dibagian bawah ‘Wi-Fi preferences’, kamu tinggal mematikan pilihan ‘Turn on Wi-Fi automatically’.

Lihat Juga : jasa pembuatan kusen aluminium di  Mojokerto

4. Awasi Aplikasi dengan Kegiatan Terlalu berlebih

Baterei smartphone-mu bisa dengan gampang habis bila ada aplikasi yang tidak berjalan seperti semestinya. Umumnya, hal tersebut berlangsung sebab ada bug atau feature aplikasi yang sangat agresif berjalan di latar belakang.

Oleh karenanya, kamu butuh memonitor aplikasi manakah yang kebanyakan mengisap baterei dengan buka ‘Settings’, pilih ‘Battery’, ‘Menu’, serta ‘Battery Usage’.

Bila ada aplikasi dengan mengkonsumsi baterei yang meresahkan serta tidak dipakai, sebaiknya hapus aplikasi itu.

5. Pakai Aplikasi Vs Lite

Cara lainnya yang bisa kamu kerjakan ialah memakai aplikasi vs Lite. Seperti didapati, sekarang ini bermacam aplikasi kenamaan mempunyai vs yang lebih mudah.

Dengan manfaatkan aplikasi ini, kamu bisa mengirit penggunaan baterei sebab memang aplikasi itu telah dibuat lebih ramah mengkonsumsi daya serta data daripada vs standard.

Simak PUBG Puncaki Peringkat Gim Pendapatan Terbanyak Juni 2018

PlayerUnknown Battleground (PUBG) sukses cetak penjualan 4, 7 juta unit kopi sesi buat feature PC pada Juni 2018. Meski demikian, Fortnite ada di rangking pertama dalam penjualan sesi di konsol.

Dikutip dari Segment Next, angka ini dapat diraih sebab discount musim panas di Steam. Basis pembelian game ini memberikannya discount sesi PUBG dari Rp431 ribu berubah menjadi Rp288 ribu.
Berdasar pada Superdata, pada Juni 2018, PUBG ada pada rangking ke-tiga menjadi sesi dengan penerimaan paling banyak di PC.

Baca Juga : jasa pembuatan pagar rumah minimalis di Surabaya

Lawannya, Fortnite ada di rangking enam. Tapi urutan ini pada akhirnya beralih pada bulan ini. Fortnite ada pada rangking pertama sesi dengan pendapatan paling banyak pada bulan Juni 2018 di konsol. Dan PUBG tdk masuk dalam rangking 10 besar.

Argumen khusus PUBG tdk ada dalam 10 besar sebab PUBG cuma ada di PC serta Xbox One. Fortnite ada di PC, Xbox One, serta Playstation 4.

Artikel Terkait : jasa pembuatan pagar rumah minimalis di Sidoarjo

Sayangnya, dari posisi sesi mobile ke dua sesi tdk masuk ke 10 besar penerimaan paling banyak. SuperData mencatat pengeluaran sesi digital seluruhnya dunia bertambah 15 % pada bulan Juni.

Gamer menggunakan lebih kurang US$9, 1 miliar atau lebih kurang Rp130, 9 triliun. Angka ini memperlihatkan penambahan dari penerimaan tahun yang kemarin dengan jumlahnya US$7, 9 miliar atau lebih kurang Rp113, 6 triliun.

Lihat Juga : jasa pembuatan pagar rumah minimalis di Mojokerto

Awal mulanya pengembang sesi PUBG, Tencent memberitakan lewat cara keseluruhan, sesi hp memberikan US$3, 4 miliar atau lebih kurang Rp48 triliun ke pos penerimaan mereka dalam kuartal I 2018. Angka itu tumbuh 68 % di banding periode yang sama pada tahun kemarin.

Perkembangan keuntungan dari sesi hp itu telah melampaui perkembangan penerimaan Tencent sebesar 48 %. Keuntungan dari sesi hp itu juga menaklukkan penerimaan yang berasal sesi Tencent dari PC yang cuma memberikan US$2, 2 miliar atau lebih kurang Rp31 triliun.

PUBG Puncaki Peringkat Gim Pendapatan Terbanyak Juni 2018 Berikut Cuplikanya

PlayerUnknown Battleground (PUBG) sukses membuat penjualan 4, 7 juta unit kopi babak buat fitur PC pada Juni 2018. Meski demikian, Fortnite ada di posisi pertama dalam penjualan babak di konsol.

Ditulis dari Segment Next, angka ini dapat digapai lantaran discount musim panas di Steam. Basis pembelian game ini berikan discount babak PUBG dari Rp431 ribu berubah menjadi Rp288 ribu.
Menurut Superdata, pada Juni 2018, PUBG ada pada posisi ke-tiga jadi babak dengan penerimaan paling banyak di PC.

Baca Juga : Jasa Pasang Kanopi Di Surabaya

Saingannya, Fortnite ada di posisi enam. Tetapi urutan ini selanjutnya berganti pada bulan ini. Fortnite ada pada posisi pertama babak dengan pendapatan paling banyak pada bulan Juni 2018 di konsol. Dan PUBG tak masuk dalam posisi 10 besar.

Argumen khusus PUBG tak ada dalam 10 besar lantaran PUBG cuma ada di PC serta Xbox One. Fortnite ada di PC, Xbox One, serta Playstation 4.

Artikel Terkait : Jasa Pembuatan Kanopi Di Surabaya

Sayangnya, dari barisan babak mobile ke dua babak tak masuk ke 10 besar penerimaan paling banyak. SuperData mencatat pengeluaran babak digital semuanya dunia bertambah 15 prosen pada bulan Juni.

Gamer memakan lebih kurang US$9, 1 miliar atau lebih kurang Rp130, 9 triliun. Angka ini memberikan penambahan dari penerimaan tahun yang kemarin dengan banyaknya US$7, 9 miliar atau lebih kurang Rp113, 6 triliun.

Baca Juga : Jasa Pembuatan Kanopi Di Mojokerto

Awal kalinya pengembang babak PUBG, Tencent memberitakan dengan cara keseluruhan, babak telpon seluler memberikan US$3, 4 miliar atau lebih kurang Rp48 triliun ke pos penerimaan mereka dalam kuartal I 2018. Angka itu tumbuh 68 prosen dibandingkan periode yg sama pada tahun waktu lalu.

Lihat Juga : Jasa Pembuatan Kanopi Di Sidoarjo

Perkembangan keuntungan dari babak telpon seluler itu udah melampaui perkembangan penerimaan Tencent sebesar 48 prosen. Keuntungan dari babak telpon seluler itu sudah menundukkan penerimaan yg berasal babak Tencent dari PC yg cuma memberikan US$2, 2 miliar atau lebih kurang Rp31 triliun.

Berikut PUBG Puncaki Peringkat Gim Pendapatan Terbanyak Juni 2018

PlayerUnknown Battleground (PUBG) sukses cetak penjualan 4,7 juta unit copy game untuk piranti PC pada Juni 2018. Walau demikian, Fortnite ada di rangking pertama dalam penjualan game di konsol.

Baca Juga : jasa pembuatan railing tangga di Surabaya

Dikutip dari Segment Next, angka ini dapat diraih sebab potongan harga musim panas di Steam. Basis pembelian game ini memberi potongan harga game PUBG dari Rp431 ribu jadi Rp288 ribu.
Berdasar pada Superdata, pada Juni 2018, PUBG ada pada rangking ke-3 menjadi game dengan penghasilan paling banyak di PC.

Lawannya, Fortnite ada di rangking enam. Akan tetapi tempat ini pada akhirnya beralih pada bulan ini. Fortnite ada pada rangking pertama game dengan pendapatan paling banyak pada bulan Juni 2018 di konsol. Sedang PUBG tidak masuk dalam rangking 10 besar.

Artikel Terkait : jasa pembuatan railing tangga di Sidoarjo

Fakta penting PUBG tidak ada dalam 10 besar sebab PUBG cuma ada di PC serta Xbox One. Fortnite ada di PC, Xbox One, serta Playstation 4.

Sayangnya, dari posisi game mobile ke-2 game tidak masuk ke 10 besar penghasilan paling banyak. SuperData mencatat pengeluaran game digital semua dunia bertambah 15 % pada bulan Juni.

Gamer habiskan seputar US$9,1 miliar atau seputar Rp130,9 triliun. Angka ini tunjukkan penambahan dari penghasilan tahun kemarin dengan jumlahnya US$7,9 miliar atau seputar Rp113,6 triliun.

Lihat Juga : jasa pembuatan railing tangga di Mojokerto

Awal mulanya pengembang game PUBG, Tencent menginformasikan dengan keseluruhan, game hp memberi US$3,4 miliar atau seputar Rp48 triliun ke pos penghasilan mereka dalam kuartal I 2018. Angka itu tumbuh 68 % di banding periode yang sama pada tahun kemarin.

Perkembangan keuntungan dari game hp itu telah melewati perkembangan penghasilan Tencent sebesar 48 %. Keuntungan dari game hp itu juga menaklukkan penghasilan yang berasal game Tencent dari PC yang cuma memberi US$2,2 miliar atau seputar Rp31 triliun.

Penjarahan Kapal Kisah Apes Kapten Gordon dan Kapal Penjelajah Inggris HMS Exeter

Sebelum tiba di Jawa, kapal perang Inggris jenis penjelajah berat HMS Exeter sudah terlibat dalam pertempuran River Plate di Amerika Selatan pada 13 Desember 1939. Ketika pertempuran itu terjadi, Kapten Frederick Bell (1897-1973) adalah nahkodanya.

Kerusakan oleh pertempuran membuat HMS Exeter harus diperbaiki. Menurut Leo Marriott dalam Treaty Cruisers: The World’s First International Warship Building Competition (2005: 36), perbaikan memakan waktu 12 bulan hingga Maret 1941. Ketika kapal belum turun ke laut, nahkodanya diganti. Dari Kapten Frederick Bell ke Kapten Walter Napier Thomason Beckett (1893-1941).

Sayangnya, usia Kapten Thomason Beckett tidak panjang. Setelah sakit dan dioperasi, Beckett meninggal pada 10 Maret 1941. Demi keberlanjutan komando kapal, Laksamana Muda Edward Neville Syfret (1889-1972), perwira senior di Angkatan Laut Britania Raya, menelepon Kapten Oliver Loudon Gordon (1896-1973).

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Sangiang Dan Harga Tiket Kapal Pelni Sangiang

“Dia memerintahkan aku, pada malam berikutnya, menuju ke Devenport (untuk) mengambil alih HMS Exeter sebagai komandan,” tulis Gordon dalam Fight it Out(1957: 94).

Kapal itu, menurut M.J. Whitley dalam Cruisers of World War Two: An International Encyclopedia (1995: 95), sempat ikut konvoi armada Inggris di sekitar Samudera Atlantik. Setelah Pearl Harbour diserbu Jepang, kapal ini diarahkan ke front Pasifik.

Jack Leonard Sagar Coulter dalam The Royal Naval Medical Service, Volume 2 (1954: 202) mencatat, antara 1 Januari hingga 13 Februari 1942, HMS Exeter ikut mengantar tiga belas konvoi pasukan dan bahan material untuk perang ke Singapura. “Dalam perjalanannya, meski mendapat serangan berat dari udara, kapal ini lolos tanpa kerusakan,” tulis Coulter.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Umsini Dan Harga Tiket Kapal Pelni Umsini

Pada pertengahan Februari, di Selat Gasper, di antara Bangka Belitung, kapal ini diserang pesawat Jepang dari pukul 09.00 hingga 17.00. Pada akhir bulan, kapal ini sudah berada di sekitar Jawa di bawah komando Laksamana Helfrich yang tergabung dalam American-British-Dutch-Australian Command (ABDACOM).

HMS Exater, menurut Peter Plowman dalam Across the Sea to War (2014: 336), sempat mendampingi kapal-kapal sekutu ABDACOM menuju Cilacap, Jawa Tengah. Armada yang dibentuk selama Perang Pasifik dalam Perang Dunia II ini berangkat pada 20 Februari 1942. Setelahnya, Exeter kembali bersama armada lain di sekitar Laut Jawa.

Malam, 28 Februari 1942, menurut Steve Backer dalam Japanese Heavy Cruisers: Myoko and Takao Classes (2011), HMS Exeter angkat sauh menuju Sri Lanka, dikawal dua kapal perusak, HMS Encounter dan USS Pope (AS). Belum lepas dari Laut Jawa, rombongan HMS Exeter kena cegat Angkatan Laut Jepang.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Mudik Lebaran 2019 Dan Harga Tiket Kapal Pelni Mudik Lebaran 2019

Ketiga kapal sekutu itu pun dikepung dan dihajar torpedo-torpedo dari kapal-kapal perusak Jepang: IJN Ashigara dan Myōkō dari utara serta Nachi dan Haguro dari selatan. Kapten Gordon dan armada yang terjebak itu pun melawan.

Kapten Gordon dalam Fight it Out (1957: 3) menulis, “Di depan ada dua kapal penjelajah besar dengan satu atau lebih kapal perusak. Di selatan, sekitar lima belas mil jauhnya, ada dua kapal penjelajah besar lain dengan tiga atau empat kapal perusak. Rute kami ke Selat Sunda diblokir dan tidak ada yang bisa dilakukan kecuali melawan.”

Gordon menilai armadanya sudah begitu payah dan tak mungkin bisa menang. Menyelamatkan kapal pun sudah tidak mungkin lagi. Ia pun memerintahkan menenggelamkan kapal.

Kapten Gordon Selamat, Kapalnya Tidak

“Sekitar pukul 11.35, di atas sistem siaran (yang masih bekerja), saya memberi perintah: Abaikan kapal,” ujar Gordon. (1957: 145).

HMS Exeter pun dinyatakan tenggelam di sekitar Pulau Bawean, 1 Maret 1942. Setelahnya, para awak yang selamat dan terombang-ambing pun beresiko tinggi ditangkapi Angkatan Laut Jepang.

Kapten Gordon, menurut G. Hermon Gill dalam Australia in the War of 1939–1945: Series 2 — Navy: Volume I – Royal Australian Navy, 1939–1942 (1957: 623-624), berhasil ditangkap Jepang. Ia digelandang bersama nahkoda kapal HMS Encounter dan nahkoda kapal USS Pope, ditambah perwira-perwira dan awak-awak lain yang berjumlah lebih dari 600 orang. Mereka dijadikan tawanan perang Jepang.

Menjadi tawanan Jepang bukan hal menyenangkan. Banyak anggota Angkatan Laut sekutu yang jadi tawanan perang diikutsertakan dalam kerja bakti demi militerisme Asia Timur Raya. Salah satunya dilibatkan dalam proyek pembangunan rel kereta api Burma—yang dikenal sebagai Rel Maut. Tak sedikit tawanan perang yang meninggal di masa pendudukan Jepang.

Gordon juga menderita dalam penahanannya. Ia pernah dibawa ke Makassar, tempat Armada Selatan Kedua Angkatan Laut Jepang bermarkas.

Seorang perwira Jepang yang cukup senior dengan sangat pedas menyambut Gordon di Makasar. Perwira Jepang ini begitu penasaran mengapa Gordon sebagai kapten kapal masih hidup.

Gordon menjelaskan bahwa ia telah ditangkap oleh salah satu kapal perusak Jepang. Dengan bahasa Inggris yang kacau, perwira Jepang itu bilang ke Gordon: “Kapten (kapal perang) Jepang tenggelam bersama kapalnya.”

Meski HMS Exeter dinyatakan tenggelam, namanya terus dihidupkan. HMS Exeter dijadikan nama kapal yang dikeluarkan pada April 1978. Kapal ini ikut serta dalam konflik Inggris dengan Argentina di Perang Malvinas pada awal dekade 1980-an.

Belakangan, bangkai kapal HMS Exeter yang tenggelam di Laut Jawa dikabarkan telah dijarah pada 2016. Kapal sepanjang 175 meter itu, termasuk pula HMS Encounter, nyaris seluruhnya lenyap dari dasar laut.

Seorang arkeolog dan peneliti dalam kejahatan maritim berkata kepada The Guardianbahwa menteri pertahanan Inggris dinilai tak bisa melindungi bangkai kapal bersejarah ini karena “terlalu sulit dan terlalu mahal ongkosnya.” Meski begitu, ia bilang, dalih semacam itu “sulit diterima oleh publik luas, terutama bagi para veteran dan keluarga korban.”

Penelusuran reporter Tirto pada November 2017 juga menduga bahwa seluruh bangkai kapal Exeter telah habis dijarah, bersama kapal perang Belanda di titik koordinat terdekatnya di Laut Jawa, yakni HNLMS De Ruyter, HNLMS Java, dan HNLMS Kortenaer.

Kecelakaan Kapal KM Lestari Maju: 139 Penumpang Dievakuasi

Ditjen Perhubungan Laut (DJPL) mengatakan kapal penyeberangan KM Lestari Maju telah mengalami kecelakaan di perairan Selayar Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan pada Selasa (3/7) pukul 14.30 WITA.

Berdasarkan keterangan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Bulukumba, Zainuddin, Kapal KM. Lestari Maju itu terindikasi kemasukan air saat sedang berlayar menuju Kabupaten Selayar akibat cuaca buruk.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Sinabung Dan Harga Tiket Kapal Pelni Sinabung

Sampai saat ini, ada sekitar 139 penumpang kapal KM Lestari Maju yang sedang dalam proses evakuasi oleh kapal-kapal nelayan dan tim evakuasi dari Basarnas. Adapun kapal-kapal besar tidak dapat mendekat dikarenakan cuaca buruk.

“Kapal tersebut membawa kendaraan roda dua sebanyak 18 unit, kendaraan roda empat sebanyak 14 unit, kendaraan golongan 5 sebanyak 8 unit dan kendaraan golongan 6 sebanyak 8 unit dengan jumlah total seluruhnya 48 unit kendaraan,” ungkap Kepala Bagian Organisasi dan Humas DJPL, Gus Rional melalui keterangan tertulis yang diterima Tirto, Selasa (3/7).

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Leuser Dan Harga Tiket Kapal Pelni Leuser

Rional mengatakan, saat ini KM Lestari Maju sudah dikandaskan di perairan Selayar sekitar 300 meter dari pantai Pabadilang. Ia juga menegaskan bahwa sebagian penumpang sudah berhasil dievakuasi, sementara sebagiannya lagi masih berada di atas kapal.

“Seluruh penumpang telah mengenakan jaket keselamatan (life jacket) serta telah mengikuti prosedur keselamatan di atas kapal dengan panduan dari Nakhoda dibantu kru kapal,” kata Rional.

Rional juga menegaskan bahwa Ditjen Perhubungan Laut akan terus memantau dan memberikan bantuan semaksimal mungkin untuk mengevakuasi para penumpang KM Lestari Maju.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Kelimutu Dan Harga Tiket Kapal Pelni Kelimutu

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani mengatakan, ada sekitar empat orang yang diduga meninggal dunia akibat insiden tenggelamnya kapal Lestari Maju di perairan sekitar Kepulauan Selayar itu.

“Baru informasi awal ada empat orang meninggal dunia termasuk salah satu bayi,” kata Dicky Sondani kepada Tirto, Selasa siang.

Menurut Dicky, polisi sedang mencari tahu penyebab pasti insiden tersebut. Sejauh ini, polisi menduga kapal tersebut mengalami kebocoran di bagian lambung kapal.

Dicky menyebut korban tewas dalam insiden diduga karena mereka menjatuhkan diri atau terjatuh ke laut, saat nahkoda mencoba membawa kapal tersebut kapal ke salah satu pulau dekat perairan.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Pangrango Dan Harga Tiket Kapal Pelni Pangrango

Saat ini, kata dia, proses evakuasi kecelakaan kapal itu tengah berlangsung. Menurut Dicky, kejadian kali ini tidak akan seperti kecelakaan Kapal Motor Sinar Bangun yang karam hingga ke dasar laut. Kapal itu sudah dalam proses evakuasi.

“Sekarang sedang evakuasi korban. Akan dicek berapa korban selamat dan berapa meninggal dunia,” tegasnya lagi.

 

Luhut Binsar Panjaitan: Soal Penjarahan Bangkai Kapal, “Dulu Boleh Ngambil, Sekarang Tidak”

Sejak kabar hilangnya tiga bangkai kapal perang Belanda dan satu kapal perang Inggris di Laut Jawa mencuat pada November 2016, isu penjarahan menjadi perhatian pemerintah Indonesia. Apalagi Indonesia mendapat kritik karena dituding melakukan pembiaran atas pencurian dan pengutilan kapal bersejarah.

Segera saja, pada Februari 2017, rapat pertama dengan perwakilan pemerintah Belanda digelar di Jakarta. Disusul pertemuan dengan negara-negara lain yang kapal perangnya juga tenggelam di perairan Indonesia ketika Perang Dunia II. Mereka adalah Australia, Inggris, Belanda, dan Amerika Serikat.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Lawit Dan Harga Tiket Kapal Pelni Lawit

Sejak itu, isu mengenai kapal perang dikomunikasikan di bawah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. Rapat untuk membahas hilangnya kapal-kapal bersejarah dilakukan lintas kementerian. Hasilnya, ada moratorium mengenai izin pembersihan alur laut yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Hubungan Laut, Kementerian Perhubungan. Selain itu, rapat mengusulkan diubahnya peraturan menteri perhubungan mengenai izin pembersihan alur laut.

Poin rapat itu selaras dengan temuan kami di lapangan: modus pembersihan alur laut dipakai para pelaku mengangkut kapal-kapal bersejarah.

Baca juga : Jadwal Kapal Pelni Tatamailau Dan Harga Tiket Kapal Pelni Tatamailau

Namun, menurut Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, kerja sama untuk melakukan investigasi termasuk meneliti keberadaan kapal-kapal perang di Indonesia belum dilakukan, termasuk juga dengan Belanda.

“Sampai sekarang belum ada,” ujar Luhut di kantornya, 9 Januari lalu.

Wawancara Tirto dengan Luhut berlangsung hanya 15 menit. Luhut ditemani Ezki Suyanto, staf khusus bidang media sosial. Berikut petikannya.

Apa hasil rapat lintas kementerian terkait hilangnya kapal-kapal bersejarah dan diduga menggunakan modus pembersihan alur laut?

Baca juga : Jadwal Kapal Pelni Gunung Dempo Dan Harga Tiket Kapal Pelni Gunung Dempo

Jadi pembersihan alur laut itu memang sekarang sedang difinalisasi. Kami berharap bisa segera jalan. Tapi yang menjadi isu lagi: bekas kapal-kapal (bersejarah) tenggelam itu. Kami sekarang sudah sepakat tidak mau lagi membersihkan. Biarkan itu menjadi tempat bagi turis, seperti misalnya tadi kapal perang itu.

Australia meminta supaya bisa dipertahankan. Memang ada sembilan kapal yang sudah diambil, sekarang sedang ditangani Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Karena ditangani di sana, dan bagaimana kira-kira barang-barang yang didapat itu.

Itu terkait Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT)?

Iya.

Apa permintaan dari negara yang kapal perangnya tenggelam di perairan Indonesia?

Mereka minta kalau boleh makamnya ada di situ, jangan diganggu lagi. Jadi mereka mau bikin semacam tempat wisata bagi turislah, begitu. Setelah kami hitung-hitung, benar juga. Sehingga kami sepakati waktu itu dengan Menteri Kelautan, Menteri Pendidikan, Menteri Perhubungan, biar aja di situ dan sekarang sudah berjalan.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Dorolonda Dan Harga Tiket Kapal pelni Dorolonda

Sekarang mungkin kami mau mengajak untuk bikin tanda-tandanya dan pengamanan supaya jangan dijarah orang.

Mengenai kapal-kapal yang sudah hilang, November lalu ramai?

Banyak. Kapal-kapal itu berapa ratus, mungkin sampai ribuan dan itu di laut dangkal. Untuk laut dalam, kami belum tahu karena baru laut dangkal yang baru kami lihat lagi.

Bukankah mengenai kapal-kapal bersejarah pemerintah Belanda khususnya mengajukan investigasi bersama dengan Indonesia. Sebetulnya ke mana, sih, hilangnya kapal-kapal ini (Belanda)?

Sampai sekarang belum ada. Tapi kami tidak mau melihat ke belakang lagi, jadi sekarang kami (melihat) ke depan. Kalau diceritakan, ini jadi panjang.

Baca Juga : Harga Tiket Kapal Pelni Lambelu Dan Jadwal Kapal Pelni Lambelu

Artinya, dari penjelasan Anda, Belanda sampai saat ini tidak melakukan komunikasi dengan Indonesia terkait hilangnya kapal-kapal mereka?

Sampai sekarang tidak. Australia yang kapalnya tenggelam di perairan Banten yang melakukan komunikasi.

Apa isi perbincangan Duta Besar Australia terkait kapal bersejarah mereka (HMAS Perth) di Selat Sunda?

Mereka menyampaikan kalau bisa jangan diganggulah atau diambil oleh siapa lagi. Biarlah kapal itu di sana. Damailah di situ. Kira-kira begitu.

Mengenai kapal-kapal bersejarah yang hilang, dari temuan kami di lapangan pembersihan alur laut menjadi modus untuk melakukan pencurian?

 

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Kelud Dan Harga Tiket Kapal Pelni Kelud

Sekarang sudah tidak boleh lagi, kan? Sudah kami awasi setelah ada ketentuan. Orang pasti kami monitor. Pasti ada upaya pencurian itu, tapi tidak akan gampang karena mereka harus stay cukup lama dan tentu ada kapal patroli. Mudah-mudahan kami bisa perkecil hal-hal seperti itu [pencurian kapal bersejarah].

Apa sanksi bagi para pelaku pencuri kapal bersejarah jika mereka terbukti?

Saya tidak mengerti peraturannya bagaimana. Mungkin bisa pidana atau bagaimana. Kalau mencuri aset, saya kira itu bisa pidana.

Artinya, negara pemilik kapal atau pemerintah Indonesia bisa melakukan gugatan terkait pencurian ini?

Bisa dua-duanya.

Kalau melihat aturan hukumnya bagaimana?

Kalau teknis, saya kurang tahu. Tapi saya kira dari staf kami bilang ada yang bisa kami kejar (pertanggungjawaban).

Kejar dalam arti apa?

Kalau dia melakukan pencurian bisa kami tangkap.

Sejauh ini, apakah sudah ada investigasi terkait hilangnya kapal-kapal bersejarah?

Belum.

Atau negara pemilik kapal-kapal perang sudah memberitahu di mana titik-titik lokasi kapal milik mereka?

Sepanjang yang saya ingat, ada.

Negara-negara mana saja yang sudah memberi titik lokasi keberadaan kapal-kapal bersejarah milik mereka?

Saya tidak ingat, dan rapat terakhir sudah banyak. Nanti coba saya lihat file lagi.

Apakah ada rapat selanjutnya membahas mengenai hal ini?

Pastilah, karena pendalaman laut sampai saat ini belum selesai. Jadi mungkin setelah minggu depan, kami akan rapat mengenai pendalaman alur.

Kalau boleh tahu, apa isi bahasan dalam rapat?

Pendalaman laut tadi. Jadi kalau ada kapal yang tenggelam di pendalaman alur, itu masih bisa dipindahi. Tapi, kalau tidak di dalam pendalaman alur, itu tidak boleh diganggu lagi. Biarkan saja di situ. Tapi sepanjang kami tahu, di sepanjang pendalaman alur itu, hampir tidak ada kapal (perang) itu.

Artinya kapal ini sebenarnya tidak berada di alur laut?

Dulu sebenarnya, kan, boleh ngambil, jadi banyak yang ditemukan di dalam alur. Sekarang sudah tidak boleh lagi. Itu saja bedanya.

Apa langkah konkret terkait hilangnya kapal-kapal bersejarah di perairan Indonesia mengingat ketika isu mengenai ini mencuat, Indonesia mendapat kritikan dan dituding melakukan pembiaran?

Waktu itu kami belum seperti sekarang. Saat ini lebih tertib.

Apa langkah konkret pemerintah terkait bangkai kapal-kapal bersejarah?

Kalau memang sudah diketahui titik-titiknya, pastilah akan ada patroli. Artinya, ada pengawasan dan orang juga tidak bisa melakukan pencurian dalam sehari, kan? Musti beberapa hari. Dia pasti akan stay di sana. Jadi kami akan lihat, karena sudah ditentukan titiknya.

Anda tadi mengatakan, ada pemberian izin untuk mengambil bangkai-bangkai kapal termasuk kapal bersejarah. Pada peraturan menteri, ada uang yang masuk ke kas negara. Tapi setelah saya cek, tidak ada uang untuk kas negara.

Itulah kelemahan-kelemahan kami, tidak tertib administrasi. Saya kira bukan hanya itu. Banyak yang tidak tertib administrasi. Sekarang ini kami benahkan satu per satu, pelan-pelan.

Kami ingin mengonfirmasi kembali: sejauh ini belum ada investigasi oleh pemerintah soal hilangnya kapal-kapal bersejarah yang karam saat Perang Dunia II?

Belum sempat.

Mengenai kapal Belanda, mengingat ada permintaan dari Perdana Menteri Mark Rutte, apakah mereka sudah memberitahu titik lokasi kapal bersejarah di Indonesia?

Waduh saya kalau agak detail kurang ingat. Mestinya si bisa bantu, karena dia yang tahu, kan. Kalau dia beritahu dan dicari beramai-ramai [penelitian dengan Indonesia], sih, boleh-boleh saja. Tapi dia yang bayar, dong. Ngapain kami [Indonesia] yang bayar.

Apakah Indonesia memiliki data kapal-kapal bersejarah yang tenggelam ketika perang dunia II?

Mungkin punya, mungkin juga tidak. Saya tidak tahu, bagaimana keakuratan data ini.

Negara Kalah Cepat dari Para Penjarah Bangkai Kapal

Dalam ingatan Nia Laelul Hasanah Ridwan menyelam di lokasi bangkai kapal perang sudah menjadi kegiatan rutin. Nia sudah menekuni dunia bawah laut sejak 2005. Ia hobi menyelam di lokasi kuburan kapal bersejarah. Hobi ini didukung pekerjaannya sebagai periset arkeologi maritim Pusat Penelitian dan Pengembangan untuk Sumber Daya Laut dan Pesisir di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Namun, kegemarannya terusik ketika ia menyelam di titik lokasi kapal perang HMAS Perth. Nia melihat kondisi kapal, tempat kuburan bagi lebih dari 300 serdadu AL Australia, itu sudah tak lagi utuh. Ia melihat paku-paku tembaga yang jadi pengikat lempengan besi kapal telah raib. Perkiraannya, wujud HMAS Perth tinggal 40 persen dari bentuk aslinya.

Baca Juga : Jadwal Kapal Tidar Dan Harga tiket Kapal Pelni Tidar

“Memang sudah banyak bagian yang hilang,” ujar Nia melalui telepon, 28 Desember 2017. Ia menduga paku-paku pengikat kapal HMAS Perth itu ulah para pemburu besi tua lokal.

“Saat ke sana, kapal-kapal nelayan juga ada di lokasi itu,” katanya.

Namun, kata Nia, dugaan pemburu besi lokal sebagai pelaku pencurian hanya bagian kecil dari penjarahan kapal tersebut. Nia menilai ada “pemain besar” dengan alat tongkang cakar raksasa yang juga ikut memburu besi tua dari kapal karam bersejarah. Dugaan ini dikuatkan bertambahnya jumlah kapal bersejarah yang terdeteksi ikut dijarah di perairan Indonesia.

Dari informasi yang ia terima, ada 24 kapal bersejarah tenggelam ketika Perang Dunia II menjadi buruan para penjarah besi tua. Kapal-kapal ini tersebar di perairan Selat Sunda, Laut Jawa, hingga perairan Kepulauan Riau.

Baca juga : Jadwal Kapal Pelni Wilis Dan Harga Tiket Kapal Pelni Wilis

Dari puluhan kapal yang dirayah ini, dua di antaranya adalah HMAS Perth dan kapal Amerika Serikat USS Houston, yang tenggelam di perairan Selat Sunda pada 1942.

“Karena besi-besi itu memiliki nilai begitu tinggi,” Nia berkata.

Dari sanalah Nia mendata titik-titik lokasi keberadaan bangkai kapal bersejarah di perairan Indonesia. Dari peta koordinat yang ia berikan kepada Tirto, setidaknya ada 37 kapal karam; 24 kapal diyakini telah dijarah, sementara 13 lainnya pernah diteliti keberadaannya oleh KKP, instansi pemerintah yang kini dipimpin oleh Susi Pudjiastuti.

Prihatin atas kondisi kapal-kapal bersejarah tersebut, Nia lantas membuat fora diskusi. Ia mengundang sejumlah instansi pemerintah Provinsi Banten. Tujuan diskusi, lembaga-lembaga Pemprov Banten bisa mencegah aksi pencurian.

“Banyak yang belum paham jika ini harus dilindungi,” ujarnya. “Meskipun ini bukan kapal kita, tapi karena tenggelam di wilayah Indonesia, ini menjadi sebuah keharusan.”

Baca juga : Jadwal Kapal Pelni Bukit Siguntang Dan Harga Tiket Kapal Pelni Bukit Siguntang

Hasil diskusi memutuskan lokasi keberadaan HMAS Perth dan USS Houston diajukan sebagai cagar budaya Pemprov Banten. Hingga kini penetapan dua kuburan kapal perang dunia II ini belum juga ditetapkan.

Hal itu dibenarkan Zainab Tahir, arkeolog serta kepala koleksi barang muatan kapal tenggelam KKP. “Suratnya baru diajukan Oktober 2017 dan belum ada keputusan,” katanya, 27 September lalu.

Nia Laelul Hasanah Ridwan bukanlah orang pertama yang mengetahui pencurian bangkai kapal perang di Selat Sunda. Pada akhir 2013, penjarahan HMAS Perth sudah terendus dalam laporan ABC, yang bikin “terhenyak” publik Australia, termasuk Gavin Campbel, veteran yang selamat dari kapal tersebut.

Setiap upaya perlindungan kapal karam oleh otoritas Australia, tulis laporan ABC tersebut, “bergantung pada kerja sama dengan pemerintah Indonesia.” Orang-orang yang mengetahui kasus ini “diminta bungkam” lantaran sedang “dilakukan proses diplomatik” antara Canberra dan Jakarta.

Toh, proses diplomatik itu, sekalipun ada, justru tidak menghambat kerusakan dan penjarahan pada HMAS Perth.

Berdasarkan laporan tahun 2017 dari Australian National Maritim Museum, bekerja sama dengan Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, menyebutkan kondisi kapal HMAS Perth kian memprihatinkan. Dari foto laporan itu, kondisi HMAS Perth tinggal 40-an persen, seperti temuan Nia saat menyelam pada 2015.

Karam di Perairan Indonesia dan Malaysia

Dalam konferensi arkeologi maritim di Adelaide, September 2017, menyebutkan 42 kapal, terdiri 26 kapal perang dan 16 kapal dagang, yang tenggelam saat Perang Dunia II telah hilang dirayah para penjarah sejak 2013.

Berdasarkan yurisdiksi teritorial, 29 kapal hilang di perairan Indonesia, sisanya di perairan Malaysia. Temuan ini bikin kaget arkeolog Indonesia, termasuk Nia Naelul Hasanah Ridwan, yang ikut menghadiri konferensi tersebut.

Menurut Nia, hasil riset itu dilakukan secara “ilegal” lantaran tak pernah meminta izin penelitian kepada pemerintah Indonesia, dan ia sempat protes atas hal itu.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Ciremai Dan Harga Tiket Kapal Pelni Ciremai

Meski begitu, informasi hilangnya kapal-kapal Perang Dunia II di perairan Indonesia sudah kadung jadi kegaduhan, terutama bagi publik Belanda, Inggris, dan Amerika Serikat. Ia juga diberitakan oleh media-media Indonesia maupun internasional.

Padahal, sebelum kabar pencurian kapal perang ini jadi perhatian besar, keluarga korban perang Laut Jawa rutin menggelar tabur bunga di lokasi ketiga bangkai kapal Belanda. Penghormatan ini sudah dijalankan sejak 2012 setiap 27 Februari untuk kapal HNLMS De Ruyter, Java, dan Kortenaer.

Pada 2014, Wakil Laksamana Matthieu J.M. Borsboom, Kepala Staf AL Belanda, datang ke Indonesia untuk pertama kalinya guna memperingati pertempuran Laut Jawa. Upacara ini dilakukan di Makam Kehormatan Belanda Kembang Kuning, Surabaya. Kedatangan Borsboom disambut Kepala Staf TNI AL Laksamana Marsetio.

Namun, upaya penghormatan kepada prajurit perang ini diusik para penjarah yang diduga meremukkan dan mengangkut ketiga bangkai kapal perang Belanda tersebut.

Tahu ada dugaan penjarahan itu, Mark Rutte, Perdana Menteri Belanda, merespons dengan nada mengecam.

“Fakta bahwa kuburan perang dijarah saja sudah merupakan masalah yang sangat serius, dengan implikasi jauh terhadap para penyintas dan kita semua,” kata Rutte, dikutip dari Voice of America, 22 November 2016.

“Bayangkan sebuah pemakaman perang … akan dirusak dan dinodai — hal ini benar-benar tidak dapat diterima,” kata Rutte.

Baca Juga : Jadwal Kapal Pelni Nggalupu Dan Harga Tiket Kapal Pelni Nggapulu

Zainab Tahir, arkeolog dari KKP, mengatakan perwakilan Belanda dan pemerintah Indonesia telah melakukan rapat bersama membahas hilangnya kapal Belanda. Rapat ini digelar di Jakarta pada Februari 2017. Zainab hadir dalam pertemuan itu.

KKP, kata Zainab, mendukung upaya kerja sama dengan negara-negara pemilik kapal perang bersejarah tersebut untuk melakukan perlindungan dari penjarahan. Salah satunya dengan mengupayakan titik-titik lokasi kapal karam itu dijadikan kawasan konservasi maritim.

Kalah Cepat dari Gerak Penjarah

Toh, langkah-langkah “perlindungan” itu agaknya kalah cepat dari gerak kapal penjarah.

Pada Mei 2017, muncul dugaan bahwa kapal perang Ashigara milik Jepang, yang tenggelam di perairan Muntok, Bangka Barat, juga dijarah. Kabar ini datang dari Pengawasan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bangka Belitung ketika Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi mendatangi kantor mereka.

Saat itu di lokasi bangkai kapal perang, Balai Pelestarian Budaya Jambi menemukan kapal tongkang bercakar raksasa melakukan aktivitas ilegal. Mereka diduga sedang mengangkat bangkai kapal Ashigara. Padahal kapal ini sudah ditetapkan sebagai cagar budaya Jambi.

Guna memastikan kondisi kapal itu, penyelam Emas Diving Club (EDC) Bangka Belitung, bersama Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi, melakukan survei ke titik lokasi Ashigara. Mereka bakal menuntut penjarah untuk bertanggung jawab jika bagian-bagian Ashigara hilang.

Berdasarkan paparan konferensi arkeologi maritim di Adelaide, sedikitnya ada 22 kapal bersejarah milik Jepang yang dijarah—paling banyak dari negara lain. Delapan adalah kapal perang dan 14 adalah kapal dagang.

Dokumen yang dipaparkan dalam konferensi itu menyebut ada 11 kapal Jepang yang hilang di perairan Malaysia. Kapal-kapal itu adalah Higane Maru, Hiyori Maru, Kokusei Maru, Chosa Maru, IJN cruiser Kuma, IJN Cruiser Haguro, IJN Yurijima, Katori Maru, Hiyoshi Maru, IJN Sagiri, dan Hatsutaka.

Sementara 11 kapal lain lenyap di perairan Indonesia: IJN Itsukushima, Meigen Maru, Suiten Maru, MV Ningpo/Nippo Maru, Nippon Maru [Ningpo MV/ Nippo Maru], Biwa Maru, Myoken Maru, Riojen Maru, Hachian Maru, Koshin Maru, Genmei Maru.

Kapal selam milik Jerman, yang tenggelam di perairan Malaysia, pun turut dirayah: U-IT 23 buatan Italia dan U-859. U-IT 23 tenggelam ketika hendak keluar pelabuhan Penang dan langsung dihujani torpedo oleh kapal perang Inggris HMS Tallyho. Sementara U-859 tenggelam oleh torpedo kapal selam HMS Trenchant pada 23 September 1944.

Kapal perang Inggris pun bernasib serupa. Sepuluh kapal mereka yang tenggelam ketika Perang Dunia II juga hilang dicuri para penjarah besi tua. Beberapa kapal raib tanpa jejak, beberapa lagi diperkirakan tinggal 20 persen dan lenyap di perairan Indonesia dan Malaysia.

Kapal-kapal Inggris itu HMS Exeter, HMS Encounter (tinggal 20 persen), HMS Electra (tinggal 40 persen), HMS Repulse, HMS Prince of Wales, HMS Banka, Tien Kuang [HMS Tien Kwang], HMS Kuala, Lock Ranza, HMS Thanet, dan Hachian Maru (dua bendera: Jepang/Inggris). Dari kesepuluh kapal itu, tujuh kapal dijarah di Indonesia dan 4 kapal lain di perairan Malaysia.

Selain itu, ada kapal AS yang terjarah. Jika di Selat Sunda ada USS Houston yang rutin dikunjungi Angkatan Laut AS untuk melakukan tabur bunga, di sekitar Laut Jawa ada dua kapal perang lain. Dua kapal ini USS Perch dan USS Pope.

Menurut dokumen percakapan Kevin Denlay, penyelam yang menjelajahi kapal-kapal perang dunia II terutama di Laut Jawa sejak 2002, 80 persen bangkai kapal Pope telah habis dijarah. Adapun kapal selam Perch raib tanpa bekas. Kedua kapal ini tenggelam dalam pertempuran di Laut Jawa pada awal Maret 1942.

“Kalau penjarahan, hampir semua sebetulnya sudah dijarah,” kata Nia Laelul Hasanah Ridwan, menegaskan kembali mengenai kondisi kapal-kapal karam nan bersejarah di perairan Indonesia.