Apa Benar REI Bangun 2.500 Rumah Subsidi di Gorontalo Tahun Ini

Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Gorontalo th. ini membidik pembangunan 2. 500 unit rumah subsidi jadi prinsip mensupport Program Sejuta Rumah (PSR) yang dicanangkan Presiden Joko Widodo. Langkah ini searah dengan tempat REI jadi garda paling depan dalam membuat rumah rakyat.

Ketua DPD REI Gorontalo, Arifin Djakani menyebutkan, dari tujuan 2. 500 unit rumah subsidi, per Juli 2017 telah terealisasi sejumlah 1. 305 unit. Dia memberikan, jumlah pengembang di Propinsi Gorontalo sekarang ini sekitar 100-an perusahaan. Nyaris 80% atau 80-an perusahaan adalah anggota REI yang sebagian besar membuat rumah subsidi untuk orang-orang berpendapatan rendah.

“Kami selalu menguber realisasi pembangunan agar bisa menjangkau tujuan yang dipasang, bahkan juga mungkin saja bisa melampaui tujuan itu, ” ungkap Arifin pada Liputan6. com, Senin (4/9/2017).

Langkah riil beda yang tengah dikerjakan jadi bentuk support dalam menolong terwujudnya PSR yaitu REI Gorontalo tengah mempersiapkan pembangunan 500 unit rumah subsidi diatas lahan sekitaran 20 hektare di Kabupaten Gorontalo, 600 unit diatas lahan sekitaran 17 hektare di Kabupaten Bone Bolango, serta di Gorontalo Utara 15 hektare. Menurut Arifin, semua project itu sekarang ini tetap dalam sistem pengurusan izin. Simak juga ya harga beton ready mix holcim, pengertian ready mix.

Beberapa daerah sebagai tempat pengembangan rumah subsidi di propinsi itu diantaranya di Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara, Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Boalemo serta Kabupaten Pohuwato. Sesaat di Kota Gorontalo sekarang ini banyak dibuat rumah nonsubsidi (komersial).

Kiat percepatan pembangunan rumah

Dua bln. saat dipilih jadi Ketua REI Gorontalo pada 2016, Ketua Fraksi Demokrat di DPRD Propinsi Gorontalo itu sudah lakukan beragam beberapa langkah strategis.

Diantaranya menerbitkan beberapa MoU dengan semua stakeholder, termasuk juga dengan bupati-bupati menyangkut perizinan, dengan PLN, dengan juga kejaksaan menyangkut sistem pembebasan lahan yang dalam soal diadvokasi pendampingan hukum dengan melibatkan unsur dari kantor gubernur, Polda, BPN serta perbankan.

“Alhamdulillah, semua menyongsong baik serta hingga sekarang ini jalinan ataupun komunikasi yang serasi selalu tersambung. Karna yang menginginkan kami kerjakan ini tidak lepas pada usaha untuk ikut menyukseskan program Pemerintah, yaitu Program Sejuta Rumah, ” tutur Arifin.

Terobosan beda, dengan personal dianya telah mencetuskan serta menggodok satu ketentuan daerah (perda) dengan rekan-rekannya di DPRD Propinsi Gorontalo. Perda itu diberi nama Perda Perumahan serta Pemukiman.

“Dan Alhamdulillah ketentuan daerah itu telah terwujud. Umpamanya, dari sisi perizinan, pemasaran itu dapat dibantu oleh perbankan, serta beda sebagainya, ” terang dia.

Arifin mengharapkan semua anggotanya di Gorontalo bisa bahu membahu menjangkau tujuan pembangunan rumah subsidi di daerah itu. Apabila diketemukan masalah di lapangan, dia menyebutkan kesiapan untuk turun segera mencarikan pemecahannya.